Home / Pemerintahan

Jumat, 9 September 2022 20:17- WIB

Danny Sebut BRIDA Kebutuhan Mendesak Kota Makassar

Merata.net, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan kerja Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di Amirullah, Jumat (9/09).

Rombongan BRIN dipimpin langsung Plt Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset Inovasi Daerah BRIN Wihatmoko Waskitoaji.

Pertemuan itu membahas peralihan status Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Makassar menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Di hadapan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Wihatmoko memberikan apresiasi sebab Makassar merupakan kota pertama yang membentuk BRIDA.

“Jadi kita bekerja sama dengan Kementrian Dalam Negeri sudah menyiapkan infrastruktur untuk BRIDA supaya bisa bergerak cepat dan fleksibel,” ungkap Wihatmoko.

Salah satunya yakni penerbitan Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait dengan nomenklatur BRIDA. Mulai dari susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta anggaran.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Resmikan Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Bone Setelah Perbaikan

“ Ada pula, kodefikasi anggaran baru mengenai BRIDA. Itu semua tadi kita sampaikan ke pak wali kota,” ujarnya.

Wihatmoko menjelaskan BRIDA memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan dengan Balitbangda. Pasalnya semua kebijakan yang diambil pemerintah berbasis riset atau bukti ilmiah.

“Itulah yang juga selama ini dilakukan oleh pak wali,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menilai fungsi riset dalam membentuk kebijakan pemerintah memang penting.

Hal itu pula yang selama ini dilakukan meski masih bersifat pribadi. Sehingga menurutnya Makassar mesti bermetamorfosis menjadi BRIDA.

“Kalau kita mau mengembangkan keunggulan di kota ini, betul-betul melalui riset, dan ini menjadi mimpi saya sebelumnya,” ucap Danny.

Peralihan status menjadi BRIDA ini, kata Danny juga sekaligus mematahkan pandangan jika Balitbangda sebagai OPD pembuangan.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan 11 Miliar Rupiah di Selayar

“Padahal inilah lembaga yang paling atau otaknya pengetahuan dan kebijakan di kota ini,” ungkapnya.

Dia juga berharap melalui BRIDA, inovasi yang telah dilahirkan kepala daerah bisa dilindungi dan tetap menjadi inovasi pemerintah daerah.

“Inovasi kepala daerah itu kan harusnya setelah saya selesai menjabat menjadi inovasi daerah sehingga berkelanjutan,” ujarnya.

“BRIDA ini akan kita seriusi karena sudah menjadi kebutuhan yang mendesak,” tambah Danny.

Pada kesempatan tersebut, Danny Pomanto juga didampingi Kepala Balitbangda Makassar Andi Bukti Djufrie.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Helmy Budiman, dan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Indarwati. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

TP PKK Kota Makassar Gelar Sosialisasi Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis

Pemerintahan

Pemkot Makassar Gandeng ATR/BPN, Tertibkan 24 Aset yang Diserobot

Indonesiaku

Momentum Lebaran Idul adha 1443 H, Tempat Hiburan Malam Tutup Tiga Hari

Pemerintahan

Dari Ketua RT RW, Kepala Daerah, Menteri, Hingga Calon Presiden Hadiri Nikahan Anak Wali Kota Makassar

Pemerintahan

Safari Ramadan Resmi Dimulai, Appi Ajak Warga Maksimalkan Ibadah 30 Hari ke Depan

Pemerintahan

Prosesi Annyorong Lopi Tandai Peresmian Dua Kapal Pinisi Pemkot Makassar

Pemerintahan

Hari Santri 2025: Appi Tegaskan Peran Pesantren Benteng Moral Generasi Muda

Indonesiaku

Tambah Stok Darah di PMI Sulsel, Direksi Hingga Staf PDAM Makassar Ikut Donor Darah