Home / Pemerintahan

Selasa, 15 Maret 2022 18:34- WIB

Daniel Surya Terangkan Ciri-ciri Kota yang Bisa Terapkan Konsep Metaverse

Makassar, Merata.Net – Executive Chairman and CEO WIR Group, Daniel Surya menerangkan, ciri-ciri kota yang mumungkinkan bisa menerapkan konsep Matavers.

Ia mengatakan, setiap kota bisa menerapkan Kota Metaverse, namun harus memiliki platfom digital yang sudah siap.

Semua hal bisa ditampilkan secara real-time, berdasarkan data sensor yang menangkap obyek 3D dunia nyata, gerakan, dan audio. Data sensor ini akan terpasang di beberapa perangkat.

“Yang terpenting masyarakatnya di edukasi. Sebagai entrik awal metaverse. semakin mengerti maka semakin terciptalah anak-anak yang mengerti metaverse, kalau tidak dilalukan itu akan sangat sulit untuk membangun ekosistem metaverse,” ujar Daniel dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemkot Makassar, Selasa, 15 Maret 2022.

“Karena ekosistem metaverse tidak hanya online tapi offline, keduanya harus jalan. Kota mana yang bisa adalah kita yang sudah ready platformnya, seperti Makassar,” tambah Daniel.

Baca Juga  Timnas Indonesia U-23 Cukur Makau 5-0

Metaverse merupakan fundamental dari revolusi industri 2.0 menuju 7.0. Konsep dunia digital baru yang menggabungkan sejumlah elemen teknologi realitas, seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), extended reality, dan mixed reality (MR), secara real-time.

“Kalau internet shifting, itu bukan hanya sebuah aplikasi, tapi sebuah monumental. Opportunity nya kuat sekali. Yang jadi menarik adalah kita siap apa tidak?. Keunggulannya, siapa yang mempersiapkan duluan dia tidak akan ketinggalan mengambil benefit,” tutur Daniel.

Daniel mengatakan, sangat memungkinkan Makassar menjadi kota metaverse yang penting dimulainya dari edukasi.

“Edukasi jadi kata kunci tidak hanya di Makassar, tidak hanya di Indonesia tetapi di semua global market untuk setiap kota bisa masuk metaverse,” jelasnya.

Baca Juga  RANS Entertainment dan Telkomsel Resmikan Pembangunan Pompa Air dan Tandon di Panakkukang Makassar

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan,  dasar menjadi Kota Metavers adalah data.
Berdasarkan survei dari Celebes Research Center (CRC) terhadap kondisi pelayanan publik, itu sudah dasar dari metaverse.

“Itu Metaverse real data yang bisa dilihat lewat virtual, tiga dimensi, tinggal kita transformasi kan data tadi dalam kenyataan yang bisa kita lukiskan dalam ekosistem tadi,” kata Danny.

Danny mengatakan, Metaverse sebagai langkah pemerintah kota untuk mengupdate data-data Pemerintah Kota Makassar.

“Metaverse adalah salah satu strategi yang paling baik dan cepat untuk membangun city branding kita. Termasuk memformat kembali data-data,” pungkas Danny. (Jen)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Stadion Untia Prioritas, Pemkot Makassar Siapkan Penayangan RUP Lebih Awal

Pemerintahan

Bapenda Kota Makassar Kembali Terima Penghargaan TP2DD dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI

Pemerintahan

Rekonstruksi Burung-Burung dan Bili-Bili di Gowa Progres Penanganan Bahu Beton

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Tekankan OPD Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian di Serapan APBD

Pemerintahan

Asisten I Pemprov Sulsel Terima Kunjungan Dubes Belgia, Bahas Peluang Kerjasama

Pemerintahan

Menko Ekon Airlangga: Harga Pangan Saat Ini Sudah Relatif Stabil

Indonesiaku

Cuaca Ekstrem Landa Makassar, Wali Kota Danny Keluarkan 7 Imbauan

Pemerintahan

Program Makassar Berjasa Bukti Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Pekerja