Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Sabtu, 8 Januari 2022 11:01- WIB

Puluhan Anak Korban Radikalisme Putus Sekolah di Makassar Ditanggung Pemkot

MAKASSAR, MERATA.NET – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman mengatakan, sebanyak 15 anak di Kota Makassar putus sekolah akibat korban kekerasan radikalisme.

Mereka tersebar di beberapa kecamatan. Siswa korban kekerasan tersebut rata-rata siswa SD dan SMP, ada juga berusia 14 tahun.

“Jadi ada kategori SD dan SMP. Kita sinergi untuk pengembalikan 15 anak putus sekolah, agar kembali ke sekolah,” ujarnya, Sabtu (8/1/2021).

Ia mengatakan, saat ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan kota Makassar untuk mengakomodir 15 anak yang putus sekolah tersebut untuk disekolahkan.

Baca Juga  Dinsos Makassar Bakal Bebaskan Lahan Bangun Liponsos Balla Passili

“DP3A dan Diknas koordinasi, seperti disampaikan pak Wali semua anak-anak harus sekolah juga korban radikalisme,” katanya.

Pemkot Makassar bertekad mengembalikan mereka sesuai umur pada sekolah. Bagi yang tidak punya ijazah akan diikutkan paket A.

“Pembiayaan ke sekolah kami gratiskan , itu komitmen untuk memberikan hak bidang pendidikan untuk anak-anak kita,” jelasnya.

Selain pengembalian bersekolah, pihaknya juga mendorong sekolah satuan pendidikan ramah anak yang mana sudah harus ada mekanisme atau standar operasional prosedur tentang penanganan kekerasan jika terjadi.

Baca Juga  Nikmati Sejuknya Malino, Gubernur Andi Sudirman Jalan Pagi Sejauh 4 Km

“Program DPPA jagai anak ta, termasuk perlindungan hak anaknya. Kedua, pembentukan shelter di kelurahan sebagai gerakan parsitipatif warga, ini tujuannya memutus mata rantai kekerasan yang terjadi di masyarakat,” tuturnya.

“Ada juga nanti, Pusat Pembelajaran Keluarga, Indikator salah satu bagaimana melihat ketahanan keluarga termasuk didalamnya parenting dan pola asuh anak,” pungkasnya. (Jan)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Bumi Karsa Terus Genjot Pembangunan 7 Stasiun Kereta Api di Pangkep

Pemerintahan

Upaya Dinkes Kota Makassar turunkan angka Stunting, dengan melakukan Pertemuan Starkom.

Indonesiaku

SAR Gabungan Berhasil Temukan Bocah Hanyut di Sungai Sa’dan Torut

Pemerintahan

Pisah Sambut Kajati Sulsel, Gubernur Sulsel Sebut Sinergitas dan Koordinasi Berjalan Sangat Baik

Pemerintahan

UPT Museum Kota Makassar Terus Gelar Museum Keliling, Terbaru di SMPN 15

Pemerintahan

Wamenhan Donny Apresiasi Pemprov Sulsel Jadi Pelopor Komcad ASN

Indonesiaku

Ditlantas Polda Sulsel Mulai Sosialisasikan Penerapan ETLE Mobile

Pemerintahan

Presiden Prabowo: Indonesia Harus Waspada Hadapi Gejolak Dunia