Home / Bisnis

Sabtu, 25 April 2026 08:43- WIB

Bank Jago Konsisten Bertumbuh di Awal 2026

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris

JAKARTA, Merata.Net – PT Bank Jago Tbk membuka 2026 dengan melanjutkan kinerja positif
pada kuartal pertama. Sebagai bank berbasis teknologi yang berkolaborasi dengan ekosistem
digital, Bank Jago melanjutkan pertumbuhan yang konsisten dari akhir tahun sebelumnya, baik
dalam jumlah nasabah, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

Hingga akhir kuartal I-2026, Bank Jago telah melayani 19,4 juta nasabah, termasuk 15,2 juta
nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Total nasabah Bank Jago bertambah lebih dari 3 juta
nasabah dibandingkan posisi akhir kuartal I-2025 yang sebanyak 16,3 juta nasabah.

Pertumbuhan jumlah nasabah funding berjalan seiring dengan peningkatan DPK sebesar 23%
secara tahunan. Hingga Maret 2026 total DPK Bank Jago mencapai Rp26,4 triliun, meningkat
dari Rp21,4 triliun pada Maret 2025.

Dari total DPK, porsi current account and savings account (CASA) sebesar 53% atau setara
Rp13,9 triliun. Sisanya adalah deposito yang menyumbang sebesar 47% atau Rp12,5 triliun.

̈Peningkatan DPK ini menunjukkan nasabah semakin banyak dan percaya untuk
memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan
mereka. Kini Aplikasi Jago bukan sekadar tempat untuk menabung dan bertransaksi, tetapi
sudah menjadi tempat untuk menumbuhkan keuangan nasabah secara lebih menyeluruh, ̈kata
Direktur Utama Bank Jago Arief Harris.

Baca Juga  BCA Siap Layani Kebutuhan Nasabah Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Kinerja Bank Jago juga terlihat kuat di sisi penyaluran kredit yang bertumbuh mencapai 24%
secara tahunan. Hingga akhir kuartal I-2026, total penyaluran kredit tercatat sebesar Rp25,2
triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp20,3
triliun.

Pencapaian ini tidak lepas dari strategi kolaborasi dengan berbagai mitra (partner), termasuk
ekosistem dan platform digital, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya.
Dengan situasi ekonomi yang dinamis, Bank Jago melakukan ekspansi kredit dengan tetap
menjaga kualitas dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Ini tercermin dari rasio kredit
bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang rendah di level 0,8%, lebih rendah
dibanding rata-rata NPL perbankan nasional.

Pertumbuhan kredit yang solid turut mendorong total aset Bank Jago. Hingga akhir Maret 2026,
aset Bank Jago tercatat mencapai Rp39,5 triliun, tumbuh 22% dibandingkan periode yang sama
tahun sebelumnya sebesar Rp32,5 triliun. Dari sisi profitabilitas, kinerja perseroan juga menunjukkan peningkatan dengan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT)
sebesar Rp86 miliar, meningkat 42% dari Rp60 miliar pada akhir Maret 2025.

Baca Juga  Tahun 2022, GMTD Siap Kembali Hadirkan Cluster Segmen Menengah ke Bawah

Bank Jago menjaga permodalan tetap kuat, tercermin dari rasio kecukupan modal atau capital
adequacy ratio (CAR) di level 29,9%. Ini memberikan cukup ruang untuk mendukung ekspansi
bisnis ke depan. Sementara rasio kredit terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR)
tercatat sebesar 95%.

Pencapaian ini menegaskan komitmen kami sebagai bank berbasis teknologi yang terus
mengedepankan inovasi dan kolaborasi sekaligus fokus pada pengelolaan fundamental kinerja
dan manajemen risiko yang kuat.

“Di tengah dinamika ekonomi global dan dalam negeri, kami
tetap berhati-hati untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat sembari mencari peluang
untuk tumbuh berkelanjutan, ̈ tutur Arief. (**)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Bank Sulselbar Raih TOP Digital PR Award 2026, Perkuat Komitmen Komunikasi Digital yang Adaptif dan Terpercaya

Bisnis

IOH Tegaskan Komitmen Ketulusan Tanpa Akhir di Hari Pelanggan Nasional 2024

Bisnis

United E-Motor Hadirkan Test Ride Motor Listrik Gratis Bagi Pengunjung CPI

Bisnis

Funventure Weekend Special, Bugis Waterpark Adventure Hadirkan Liburan Hemat Akhir Pekan

Bisnis

Smartfren Run 2025 Sukses Digelar, Diikuti 5000 Pelari

Bisnis

11 Tahun J&T Express: Memperkuat Layanan, Mendekatkan Pelanggan, dan Menciptakan Dampak

Bisnis

Jaringan 4G XL Axiata Kini Jangkau 1.085 Desa/Kelurahan di 94 Kecamatan di Sulawesi Tengah

Bisnis

Pelindo Regional 4 Gelar FGD Hakordia 2025, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola Berintegritas