Home / Internasional

Senin, 22 Juni 2026 12:48- WIB

Australia Perkuat Pasokan LPG ke Indonesia di Tengah Gangguan Distribusi Global

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

MERATA.NET – Australia meningkatkan ekspor Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Indonesia dalam beberapa bulan terakhir guna membantu memenuhi kebutuhan energi nasional di tengah terganggunya pasokan global akibat penutupan Selat Hormuz.

Peningkatan pasokan dari Australia dilakukan untuk menutupi kekurangan distribusi LPG dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pasokan energi dunia. Gangguan pada jalur pelayaran strategis tersebut telah memengaruhi rantai pasok energi global dan berdampak pada berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sepanjang tahun 2026 hingga saat ini, jumlah kargo LPG yang dikirim dari Australia ke Indonesia tercatat meningkat setidaknya tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pasokan tambahan tersebut berasal dari Ichthys Project yang dioperasikan oleh INPEX.

Tambahan pasokan ini dinilai penting dalam menjaga ketersediaan LPG di Indonesia, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha yang mengandalkan LPG sebagai bahan bakar utama untuk memasak.

Baca Juga  Jelang Lawan Kuala Lumpur City FC, Rasyid Bakri Tidak Gentar

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menyambut baik penguatan kerja sama kedua negara di sektor energi.

“Ketika gangguan di Timur Tengah memengaruhi rantai pasok global, Indonesia dan Australia saling mendukung dengan meningkatnya ekspor urea Indonesia ke Australia serta bertambahnya pasokan LPG Australia ke Indonesia,” ujar Rod Brazier, dalam keteranga resminya, Selasa (22/06/2026).

Senada dengan itu, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menilai kerja sama tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan bilateral kedua negara.

“Kerja sama ini mencerminkan persahabatan yang langgeng dan kemitraan yang kuat antara Australia dan Indonesia. Hal ini menunjukkan bagaimana kedua negara dapat bekerja sama untuk memperkuat ketahanan energi, meningkatkan resiliensi rantai pasok, serta mendorong kepentingan ekonomi bersama,” katanya.

Baca Juga  Halal bihalal Kedubes Australia bersama Alumni Australia

Penutupan Selat Hormuz telah menghambat salah satu jalur utama distribusi LPG dunia, sehingga memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan energi di berbagai negara. Dalam kondisi tersebut, Australia mengambil peran penting dengan meningkatkan pengiriman LPG ke Indonesia.

Pasokan LPG tambahan tersebut berasal dari Ichthys Project yang beroperasi di wilayah Western Australia dan Northern Territory. Proyek ini juga mencerminkan eratnya hubungan ekonomi Australia dan Indonesia, mengingat sebagian infrastruktur utamanya diproduksi di Batam.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan kuatnya keterkaitan antara sektor sumber daya lepas pantai Australia dengan industri manufaktur Indonesia, serta menjadi contoh konkret kolaborasi kedua negara dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas rantai pasok di kawasan.

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Jusuf Kalla Tinjau Bantuan PMI untuk Palestina di Halim Perdana Kusuma

Ekonomi

The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Tetap Berpotensi Kembali Naik

Internasional

Hasil Liga Inggris : Chelsea vs Liverpool 2-2

Internasional

Komisi X DPR RI Menyetujui Rekomendasi Kewarganegaraan Pesepakbola Shayne Pattynama

Hiburan

Chef Murah Senyum Asal Turki, CZN Burak Kini Berjuang Melawan Tumor Otak

Internasional

AFF Suzuki Cup 2020 : Timnas Indonesia Hajar Malaysia 4-1, Lolos ke Semifinal

Internasional

FOTO: Pertemuan Presiden Biden dan Presiden Yoon di Amerika Serikat

Hiburan

Rekor Baru, Ronaldo Manusia Pertama Punya 400 Juta Pengikut di Instagram