Home / Pemerintahan

Selasa, 12 Agustus 2025 13:44- WIB

Pembersihan Kanal di Kota Makassar Gencar Dilaksanakan Pemerintah Kota

MAKASSAR, Merata.Net – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memfokuskan perhatian pada kebersihan kanal sebagai salah satu upaya strategis mencegah banjir dan genangan air.

Hampir sebulan terakhir, seluruh camat di Kota Makassar mengerahkan sumber daya yang ada untuk melakukan pembersihan kanal di wilayah masing-masing.

Kegiatan terbaru dilakukan di Kanal Sinrijala yang berada di kawasan Kelurahan Barabarayya Selatan dan Barabarayya Timur, Kecamatan Panakkukang, Selasa (12/8/2025). Aksi ini melibatkan kolaborasi lintas pihak, termasuk Pemkot Makassar, Kodim 1408/Makassar, Polri, dan Satgas kebersihan kecamatan.

Meski pengelolaan kanal secara teknis berada di bawah kendali Balai Besar Sungai Jeneberang Pompengan Kementerian PU, Pemkot Makassar menyatakan siap membantu menangani persoalan sampah kanal.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kebersihan kanal bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Melainkan tanggungjawab semua pihak, memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan.

“Pembersihan adalah satu bagian terpenting dalam kehidupan kita. Bagian lainnya adalah kesadaran kita semua untuk tidak membuang sampah ke kanal,” jelas Munafri, saat memimpin Apel pemrsihan massal.

“Kita sering bilang kotor dan jorok, tapi tanpa aksi nyata tidak akan ada perubahan. Membersihkan kanal adalah tugas bersama, dan yang lebih penting adalah menjaga agar tidak kotor lagi,” tambah politisi Golkar itu.

Pemkot Makassar kini fokus pada pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Pemilahan sampah di tingkat RT/RW diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini menerima hingga 200 ton sampah per hari.

Baca Juga  Satpol PP Makassar Razia Minimarket, Larang Pajang Kondom saat Hari Valentine

“Sampah harus dikelola mulai dari rumah tangga, RT, hingga RW, sehingga bisa bermanfaat dan tidak menjadi musuh,” imbuh Munafri.

Selain pembersihan kanal rutin, Pemkot juga menetapkan program menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan reward kepada warga untuk membersihkan saluran primer, sekunder, dan tersier di seluruh kota.

Langkah ini diyakini dapat memperlancar aliran air dan meminimalkan risiko banjir.

“Kalau semua pihak terlibat dan sampah dikelola dari rumah, kanal akan tetap bersih, lingkungan sehat, dan Makassar bebas dari genangan,” tutur Appi.

Khusus di lokasi pembersihan, tampah terlihat banyak sampah di kanal. Sehibgga pihak satgas petugas kebersihan Pemkot Makassar, dibantu TNI-Polri melakukan pembersihan di mengeroyok sampah di kanal tersebut.

Appi menuturkan, banyak sedimentasi ditemukan di bagian tengah maupun pinggir kanal. Menurutnya, pembersihan kanal dan normalisasi drainase dilakukan setiap hari secara rutin, dan akan lebih dimasifkan menjelang musim hujan.

“Genangan seringkali muncul bukan hanya karena curah hujan, tetapi akibat saluran air yang tersumbat sampah. Karena itu, kami imbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke drainase atau kanal,” tegas Munafri.

Ia juga menekankan, bahwa menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kanal, adalah tanggung jawab bersama.

Ini bukan hanya tanggung jawab camat, lurah, atau wali kota. Bukan juga semata tugas TNI atau Polri. Ini tanggung jawab semua.

“Kita sering bilang jorok, kotor, tapi tidak ada aksi nyata. Hari ini kita buktikan, yang membuat bersih bukan kata-kata, tapi turun tangan bersama melakukan aksi nyata,” ujarnya.

Baca Juga  PJ Bupati Bone, Andi Winarno Serahkan Langsung Bantuan Korban Angin Puting Beliung di Desa Manciri, Ajangale

Kegiatan pembersihan kanal di Panakkukang kali ini melibatkan sekitar 1.000 personel gabungan dari satgas kebersihan Pemkot, TNI, Polri, dan berbagai organisasi kemasyarakatan. Ini menjadi kegiatan kedua setelah aksi serupa di Kecamatan Bontoala.

“Kami akan lanjutkan ke program ketiga, keempat, dan seterusnya, agar seluruh ruas kanal di Makassar bersih dan terpelihara. Saya mengajak semua pihak untuk menjadikan kebersihan kanal sebagai budaya bersama,” terang Appi.

Selain itu, Pemkot juga menetapkan program Jumat Bersih, yakni kegiatan rutin membersihkan saluran primer, sekunder, dan tersier di seluruh wilayah kota.

Munafri berharap kegiatan ini tidak berhenti pada aksi pembersihan semata, melainkan diikuti dengan komitmen masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Apalagi, sampah dipilah mulai dari RT/RW sehingga yang sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya residu, bukan campuran organik dan non-organik.

“TPA kita tidak akan mampu menampung semua sampah kalau tidak dipilah. Sampah organik bisa dimanfaatkan, dan ini harus dimulai dari rumah. Out-putnya, kita menuju rumah tangga bebas sampah,” tutup Munafri.

Hadir mendampingi Wali Kota Makassar, pada giat pembersihan. Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, Kabag Protokol Andi Ardi Rahadian, Pihak, Camat Panakkukang Muhammad Ari Fadli, serta Komandan Kodim (Dandim) 1408/Makassar Kolonel Inf Franki Susanto, bersama jajaran TNI. Juga perwakilan Pihak personil Pihak Kepolisian. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemkot Makassar Raih Predikat Kota Terinovatif di Ajang IGA 2024

Pemerintahan

Di Musrembang, Kemendagri dan Bappenas Puji Capaian Pemprov Sulsel di Tahun 2022

Pemerintahan

Pimpinan DPRD-Sekda DKI Jakarta Diduga Kongkalikong Loloskan Puluhan Kader PDIP Jadi Pejabat Eselon II

Pemerintahan

Antusiasme Masyarakat Belanja di Pasar Murah Sembako oleh Pemprov Sulsel

Pemerintahan

Puncak Hari Ibu 2022, Sunat Massal Gratis Pemkot Makassar Diikuti 1.300 Anak

Pemerintahan

Presiden Jokowi Tinjau Hunian ASN di Kawasan Ibu Kota Nusantara

Internasional

Presiden Joko Widodo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden AS Joe Biden

Pemerintahan

Menhan Sjafrie Kunjungi Rindam XIV/Hasanuddin, Beri Motivasi Siswa Dikmaba