MAKASSAR, Merata.Net – Sebanyak 171 rider cilik dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Balance Bike Makassar Championship (BBMC) 2026.
Kejuaraan yang digelar di SPN Batua, Makassar (4/7/2026) ini menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus wadah membangun sportivitas, keberanian, dan semangat berkompetisi sejak usia dini.
Ketua Panitia BBMC 2026, Okke Alan, mengatakan kejuaraan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pada 2024.
Antusiasme peserta terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya anggota komunitas balance bike di Makassar dan tingginya jumlah peserta yang datang dari berbagai daerah.
“Peserta tahun ini mencapai 171 rider. Mereka berasal dari Makassar, Palu, Kalimantan Timur, Jawa Timur, hingga Jawa Tengah. Ini menunjukkan bahwa olahraga balance bike semakin diminati di berbagai daerah,” ujarnya.
Menurutnya, perlombaan dibagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan tahun kelahiran, mulai dari rider kelahiran 2023 hingga 2019.
Bahkan, kata dia, anak-anak hingga usia 10 tahun masih dapat mengikuti kelas tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Dia menegaskan, tujuan utama BBMC bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai positif kepada anak sejak dini.

Dalam hal ini, melalui olahraga, anak-anak didorong lebih aktif bergerak dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
“Kami ingin mengajarkan sportivitas sejak dini. Anak-anak lebih baik berolahraga, bermain, dan bersosialisasi daripada terus bermain gadget,” katanya.
Dia berharap Balance Bike Makassar Championship dapat menjadi agenda rutin tahunan. Pihaknya juga menginginkan kolaborasi dengan SPN Batua terus berlanjut agar kejuaraan semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, perwakilan komunitas Push Bike Sulawesi Tengah sekaligus orang tua rider, Apriyansyah, mengaku menurunkan 17 rider dari berbagai kategori usia dalam kejuaraan tersebut.
“Kami datang dari Sulawesi Tengah membawa 17 rider. Persiapan dilakukan sekitar satu bulan dengan latihan intensif agar anak-anak siap bertanding di Makassar,” ujarnya.
Dia menilai kompetisi seperti BBMC sangat penting untuk membangun mental bertanding anak sekaligus memperkenalkan potensi rider dari Sulawesi Tengah di tingkat nasional.
“Harapannya, kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan. Apalagi jika digelar saat libur sekolah, anak-anak dari luar daerah akan lebih mudah ikut berpartisipasi,” tuturnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, BBMC 2026 juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarkomunitas balance bike dari berbagai daerah, sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet muda yang berani, sportif, dan percaya diri. (**)










