Home / Pemerintahan

Jumat, 31 Januari 2025 15:01- WIB

Wali Kota Danny Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Makassar Tahun 2026

MAKASSAR, Merata.Net – Wali Kota Makasar, Moh. Ramdhan Pomanto membuka resmi Forum Konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kota makassar tahun 2026, di Four Point By Sheraton, Kamis (30/1/2025). 

Dalam sambutannya Danny mengatakan RKPD ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ini merupakan masa transisi atau akhir jabatan menuju awal pemerintahan yang baru.

Olehnya itu, dalam penyusunan RKPD 2026 butuh konektivitas agar bagaimana seluruh program yang baru dan program yang lama bisa terkoneksi dengan baik. Sehingga pemerintahan kota Makassar dapat berjalan dengan baik.

“Perencanaan RKPD menjadi salah satu tahapan penting dan layak untuk dilakukan persiapan yang matang. Kita dalam masa transisi, ada masanya jabatan, sehingga kepemimpinan ini dilanjutkan dengan pemimpin yang baru jadi kita butuh konektor untuk menyatukan program yang baru dan lama,” ucap Danny. 

Baca Juga  Pemkot Makassar Boyong Tiga Penghargaan IDEAS 2022

Danny mencontohkan pada saat kepemimpinannya pertama kali ia melanjutkan program mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin yaitu layanan publik dari lahir hingga meninggal. 

Program tersebut dilanjutkan dan ditingkatkan Danny Pomanto menjadi home care. Home care ini pun menjadi percontohan bagi kab/kota lainnya.

Danny menyebutkan ada tiga ciri program yang harus dipertahankan. Pertama program yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan hasilnya diukur dengan indeks kebahagiaan. 

Kedua, bermanfaat bagi nasional. Seperti pertumbuhan ekonomi kota Makassar mampu di atas rata-rata nasional. Ketiga, bermanfaat secara global. 

“Jangan kita terjebak sama hal yang baru, kasih bersih itu solokan. Tidak perlu terlalu. Langsung eksekusi saja, tidak perlu masuk di RKPD itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Luncurkan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital Tingkat Provinsi Sulsel

“Dan tentunya semua yang kita buat harus meningkatkan PAD kita. Kita harus motif ekonomi. Jadi untuk apa kita bikin begini terputar-putar kalau PAD-nya jadi lebih lebih rendah. Untuk apa? Harus program yang produktif,” sambungnya. 

Danny pun berharap program yang sudah dirasakan, diakui masyarakat, diakui nasional dan international dapat diteruskan oleh pemimpin selanjutnya. 

“Kalau itu sudah diakui, mau cari apa lagi? Nah karena semua program itu kalau sudah diakui 33 global akui, nasional akui, lokal merasakan. Itumi yang dicari program. Kenapa mesti kita cari jauh-jauh, na sudah kita punya. Seperti Home Care, Makassar Low Carbon City. Indeks utbanisasi kita yang jalan, itu diakui dunia. Banyak sekali. lorong Wisata. Tapi kan terserah pemerintahan baru lagi,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Hadiri Sertijab Komandan Lantamal VI

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Tinjau Progres Ruas Jalan Burung-Burung – Bili-Bili di Gowa

Pemerintahan

Kisruh PPDB Kadisdik Sulsel Meminta Maaf, Terjadi Kesalahan Sistem Penginputan

Komunitas

Lepas Peserta Sulsel Smansa 10K 2023, Danny Pomanto Bangga Lahir dari Smansa

Pemerintahan

Presiden Jokowi Tinjau Pelaksanaan Bantuan Pompa Irigasi di Desa Jaling, Kabupaten Bone

Pemerintahan

Danny Pomanto Tegaskan Tak Ada Cacar Monyet di Makassar

Indonesiaku

Percepatan Penurunan Stunting, Ini yang Dilakukan Aliyah Mustika Ilham

Pemerintahan

Pj Gubernur Prof Zudan Ajak Masyarakat Sambut 2025 Sebagai Tahun Ekonomi dan Investasi