Home / Bisnis / Ekonomi

Selasa, 10 Oktober 2023 21:59- WIB

Wali Kota dan Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Makassar

Makassar, Merata.Net – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan tinjauan ke pangkalan LPG 3 Kg terkait kelancaran distribusi dan peruntukan LPG 3 kg bersubsidi. Juga sidak ke usaha tempat laundry dan cafe yang ada.

Kegiatan ditinjau langsung oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Kepala Dinas Perdagangan, bersama Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi beserta Tim pada Selasa (10/10/2023).

Saat ditemui di pangkalan LPG 3 Kg di SPBU Ratulangi Makassar, Danny mengatakan bahwa LPG 3 stoknya aman. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Pertamina sebelumnya.

“Kemarin malam pak EGM bersilaturahmi sambil bahas kondisi LPG 3 Kg dan program yang sedang dijalankan Pertamina. Kami juga mengapresiasi usaha yang telah dilakukan Pertamina dalam menjamin kelancaran distribusi LPG terutama yang 3 Kg agar kebutuhan masyarakat kota Makassar dapat terpenuhi,” ujarnya.

Danny juga menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panic buying, stok cukup, suplai lancar, dan pemerintah ikut membantu dan mengontrol gas LPG subsidi ini agar tepat sasaran.

Baca Juga  Warga Makassar Antusias Ikuti Gerakan GMSSB Pemkot di Anjungan Pantai Losari

“Kami juga mencegah agar jangan sampai ada oknum oknum yang memanfaatkan ini untuk kepentingan yang bukan peruntukannya,” ucapnya.

Danny mengutarakan saat mewawancarai masyarakat untuk proses pembelian LPG 3 Kg, hanya butuh sedikit waktu saat pendaftaran diawal. Agar LPG 3 Kg ini benar benar nantinya tepat sasaran.

Terakhir, Danny mengimbau kepada masyarakat mampu, usaha laundry, cafe, usaha restauran agar menggunakan LPG Non Subsidi. Serta Danny juga mengatakan bahwa ASN dilarang menggunakan LPG 3 Kg.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto mengatakan, Pertamina telah berkomitmen untuk memastikan penyaluran distribusi LPG 3 Kg ini tepat sasaran sehingga masyarakat atau konsumen juga diharapkan untuk tidak membeli secara berlebih LPG 3 Kg subisidi ini.

“Kami juga memastikan agar kebutuhan masyarakat selalu terpenuhi, saat ini kami telah menambah LPG 3 Kg sebanyak 75 ribu tabung untuk wilayah Makassar, Gowa dan Maros”. Kami mengajak Agen beserta Pangkalan agar lebih tegas dan disiplin dalam mendistribusikan tabung LPG 3 Kg sehingga tepat sasaran, khususnya bagi rumah tangga kurang mampu, UMKM kecil, Petani Sasaran dan Nelayan Sasaran yang sangat membutuhkan,” jelas Erwin.

Baca Juga  JITU 1 dari IndiHome, Solusi Internet Unlimited Cepat hingga 100 Mbps untuk Dukung Aktivitas Digital Keluarga di Rumah

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi bersama Pemerintah Kota Makassar terkait Transformasi Program Subsidi Tepat LPG 3 Kg agar tepat sasaran.

“Yakni saat ini Pertamina sedang melakukan pendataan dan pencocokan data setiap konsumen yang mana saat ini progresnya di wilayah Sulawesi Selatan sudah mencapai 98% atau 11.749 dari 11.964 pangkalan LPG 3 Kg yang sudah on boarding atau yang sudah siap melayani konsumen untuk transaksi pembelian,” pungkasnya.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai produk atau keluhan dapat menghubungi ke  Pertamina Call Center (PCC) 135. (*)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Saatnya Liburan Bebas Roaming dengan iPhone 17 & IM3 Platinum

Bisnis

Sambut Datangnya Bulan Suci, ruparupa Hadirkan Kebahagiaan melalui “BerKah Ramadan”

Bisnis

Tren Penggunaan Paylater Mulai dari Penuhi Kebutuhan Bulanan hingga Pentingnya Jaga Skor Kredit

Bisnis

Beli Toyota Berhadiah iPhone 15, Servis di Bengkel Resmi Kalla Toyota Berhadiah Emas

Bisnis

Yuk! Telkomsel Poin Festival Kembali Digelar di Trans Mal Makassar

Bisnis

Jaringan XLSMART Sukses Layani Masyarakat Selama Lebaran, Catat Lonjakan Trafik Data 21%

Bisnis

Presotea, Teh Bubble Taiwan Kini Hadir di Mal Ratu Indah

Bisnis

Transaksi AstraPay Tumbuh Lebih dari 1300% di Tahun 2022