Home / Pemerintahan

Jumat, 28 Februari 2025 18:59- WIB

Usai Retreat di Akmil Magelang, Wali Kota Makassar Agendakan Kunjungan Pasar dan Koordinasi SKPD

MAGELANG, Merata.Net — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, akan langsung menjalankan agenda kerja setibanya di Makassar usai mengikuti retret selama delapan hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Agenda pertama yang dijadwalkan adalah kunjungan ke pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fluktuasi harga barang di tengah masyarakat.

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang hari besar keagamaan. Kunjungan itu diagendakan akan dilakukan bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

“Besok (Sabtu) kunjungan pasar, cek harga, bagaimana fluktuasi harga-harganya,” ujar Munafri yang ditemui saat meninggalkan lokasi penutupan orientasi kepala daerah di Borobudur Golf, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga  Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Benarkan Soal Utang Pemprov Sulsel

Setelah kunjungan pasar, Munafri juga berencana bertemu dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pertemuan tersebut akan menjadi momen koordinasi bersama perangkat daerah sejak Munafri dilantik oleh Prabowo Subianto di Istana Merdeka beberapa waktu lalu.

Diketahui, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin telah menuntaskan orientasi kepemimpinan bagi kepala daerah selama delapan hari di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Munafri berangkat ke Magelang pada 21 Februari 2025, tepat sehari setelah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025.

Orientasi itu menghadirkan berbagai narasumber yang memberikan materi strategis tentang tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Baca Juga  Anak Terhanyut Banjir, Lurah Bakung Bersama BPBD Hingga Damkar Berhasil Evakuasi

Munafri menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang pro rakyat.

Salah satu hal yang menurut Munafri penting dibawa pulang adalah materi tentang kebijakan nasional yang harus diterjemahkan secara efektif di tingkat daerah. Dia menyebut, masih banyak kebijakan pusat yang belum tersampaikan dengan baik di daerah.

“Banyak yang bisa kita bawa pulang. Paling pertama adalah materi-materi terhadap kebijakan nasional yang mungkin belum ter-deliver dengan baik. Ini yang kita diingatkan dari pemerintah pusat supaya yang menjadi kebijakan pusat ini bisa landing dengan baik di daerah,” jelasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Satpol PP Sulsel Raih Penghargaan Sebagai OPD Paling Tertib Arsip

Pemerintahan

31 Tempat Tidur Terisi Pasien Covid-19 yang Isolasi di FIT Asrama Haji

Pemerintahan

Bersama Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu, Wali Kota Makassar: Perlunya Pendidikan Politik

Pemerintahan

Indira Yusuf Ismail Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Makassar Kota Dunia

Pemerintahan

Pembangunan Jembatan Kembar Barombong, Wali Kota Appi Pastikan Lahan Clear and Clean

Pemerintahan

Sambut Kepala Basarnas RI, Wali Kota Makassar Suguhkan Kuliner Makassar

Ekonomi

Pembebasan Lahan Akses Jalan Tol MNP Dibangun Akhir Tahun 2021

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Raih Penghargaan IGA 2023, Kategori Skor Tertinggi di Regional III