Home / Pemerintahan

Selasa, 8 Februari 2022 14:01- WIB

UPT Barembeng Gowa, Tanam 1000 Pohon Kelor

GOWA, MERATA.NET- Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluhan Pertanian (UPT BPP) Barembeng gelar penanaman 1.000 pohon kelor.

Kegiatan tersebut dilakukan di Halaman Kantor UPT BPP Barembeng Desa Barembeng Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, Selasa (8/2/2022) Pagi.

Penanaman pohon kelor secara serentak ini merupakan program pertanian Kabupaten Gowa di mana saat ini masyarakat sudah kurang yang menanam dan sekaligus masyarakat kembai mendapat fungsi dan kegunaan pohon kelor tersebut.

Baca Juga  Pembangunan Mesjid Kuba 99 Berlanjut, Pagu Anggaran Rp 45 miliar

Kegiatan tersebut dihadiri oleh
Camat Bontonompo di wakili Sekcam H. Syahrir Salam, Kapolsek Bontonompo AKP Suhardi, Kapolsubsektor Bontonompo Selatan Ipda Abd Haris, Danramil Bontonompo Kapten Santoso.

Serta Anggota DPRD Dapil V Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa Husniah Dg Talenrang bersamaZulkifli, Kepala UPT BPP Barembeng Fatmawati, Kabid Holtikultura Pemda Gowa.

Baca Juga  Nomor Plat Kendaraan di Sulsel Segera Berganti Warna Putih

Para Kepala Desa Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, Karang taruna, Kelompok Tani dan Pemuda Tani Milenial Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan. (Dar)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Danny Minta Dewas dan Direksi Perusda Fokus Maksimalkan PAD

Pemerintahan

Monev dan Outbound Dinas Kesehatan, Danny Pomanto Prioritaskan Nakes Jadi P3K Makassar

Pemerintahan

Pemkot Makassar Perkuat Peran dalam Mendukung Kebijakan Lingkungan dan Ketahanan Iklim Nasional

Pemerintahan

Prokopim Kota Makassar Gelar Pelatihan Keprotokoleran, Tingkatkan Kemampuan Staff Dalam Bertugas

Pemerintahan

Beberapa Akun Medsos Dinilai Provokatif, Ini Penjelasan Resmi Pemkot terkait Anggaran 10 M yang disoal

Pemerintahan

Wali Kota Danny Sematkan Tanda Kehormatan Presiden RI kepada 12 PNS Pemkot Makassar

Pemerintahan

Pj Gubernur Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Miskin di Takalar

Kriminal

Kejati Bali OTT Oknum Bendesa Adat ‘Diduga Lakukan Pemerasan Investasi