Home / Pemerintahan

Selasa, 17 Oktober 2023 10:13- WIB

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Daya, Pj Gubernur Bahtiar Pastikan Inflasi di Sulsel Terkendali

MAKASSAR, Merata.Net– Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, didampingi Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, serta Forkopimda memantau harga sembako di Pasar Daya, Makassar, Selasa, (17/10/2023). Usai peninjauan, inflasi di Sulsel dipastikan terkendali.

“Pengendalian harga beras yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar, Bulog dan Badan Ketahanan Pangan sangat luar biasa. Harga beras kita lumayan stabil,” kata Bahtiar.

Bahtiar mengakui, program pengendalian inflasi Pemkot Makassar menggunakan mobil inflasi terkoneksi dengan aplikasi inflasi, keren dan inovatif.

“Program pemerintah soal beras ini patut kita pertahankan. Ini membuktikan Kota Makassar punya inovasi, ada mobil inflasi, itu keren,” ujarnya.

Meski cenderung stabil, Bahtiar mengakui ada beberapa komoditi yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat Sulsel mengalami kenaikan harga. Seperti jeruk nipis, kelapa, dan cabai rawit.

“Itu jeruk nipis karena kita suka makan Coto itu naik, dari Rp8 ribu (Per kg) menjadi Rp10 ribu. Kelapa juga naik sekitar Rp1.000, itu juga menjadi kebutuhan kita, karena kita suka makan yang santan-santan. Mungkin yang naik lagi, iya cabai rawit,” urainya.

Khusus untuk cabai rawit, Pemprov Sulsel lewat TP PKK Sulsel dan PKK Kabupaten Kota se-Sulsel mendorong Gerakan Penanaman 10 Pohon Cabai Rawit di setiap rumah, untuk mengatasi inflasi, khusus komoditi cabai rawit.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan Rp1 Miliar Lebih dan Kirim Tim Kemanusiaan ke Aceh Timur

“Kami dari Pemprov bersama Pemda kabupaten kota sudah mendorong bagaimana cabai ini kita atasi bersama-sama. Ini masalah hampir di seluruh daerah, cuman kita dorong bagaimana ada tanaman cabai di setiap rumah,” imbuhnya.

“Kalau itu benar-benar ada di setiap rumah dan setiap daerah melaksanakan, Insya Allah masalah cabai rawit tidak jadi permasalahan lagi. Ini naiknya dua kali lipat loh dari Rp15.000 naik menjadi Rp 30.000 sampai Rp40.000,” lanjutnya.

Bahtiar mengungkapkan, yang menjadi perhatian bersama, meskipun secara umum barangnya ada, tapi harganya yang memang harus didorong mulai di tingkat hulunya harus diurus.

“Pekarangan harus kita tanami cabai, kita tanami tomat, Insya Allah ini akan diatasi. Nanti kami akan bicarakan lagi di internal bagaimana cara mengatasi produksinya yang kurang, sehingga harganya yang meningkat bisa ditekan,” pungkasnya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, bersama Pj Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, dan seluruh Forkopimda, bersama-sama meninjau langsung pasar di Makassar.

“Tadi kita dengan Bapak Gubernur, Forkopimda sudah hari kedua, kemarin kita di Poetere, sekarang kita di Kapasa sini. Pertama adalah pemerintah kota memantau harga pagi sore lewat aplikasi, di situ kami melihat dan memantau langsung,” kata Danny Pomanto.

Baca Juga  Perumda Pasar Makassar Gelar Percepatan Vaksinasi Booster Bagi Kalangan ASN dan Non ASN

Ia menjelaskan, Pemkot Makassar memiliki 10 mobil inflasi dan Insya Allah akan segera mengintervensi soal kenaikan harga cabai.

“Mobil inflasi kita itu bukan hanya khusus untuk mengatasi kenaikan harga beras, tapi juga hortikultikur,” lanjutnya.

Sementara, Kepala Bulog Makassar, Budi memastikan semua bahan pokok saat ini aman dan terkendali, khususnya beras dipastikan aman sampai akhir tahun dan masa panen yang akan datang.

“Kedua, terkait sinergitas kami sudah sampaikan ke Pak Gubernur dan Wali Kota bersama-sama mengendalikan inflasi, menyalurkan bantuan pangan yang selalu disalurkan,” katanya.

Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan, atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulsel dan masyarakat Sulsel merasa bersyukur apa yang bisa dilakukan hari ini untuk mengatasi inflasi.

“Kami bersyukur apa yang ada hari ini. Ini adalah bukti bahwa pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Makassar turun langsung melihat kondisi ekonomi masyarakat untuk saat ini, karena ada kenaikan luar biasa di sejumlah komoditi, diantaranya cabai dan jeruk nipis,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Danny Pomanto-Pj Gubernur Bukber di Lego-lego lalu Tarawih di Masjid 99 Kubah

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Menang Kasasi di MA atas Sengketa Lahan Seluas 52 hektare di Manggala

Pemerintahan

TGIPF Serahkan Laporan Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Pemerintahan

Pansel Umumkan Tiga Nama Lolos Seleksi Lelang Jabatan Pemkot Makassar, Ini Hasilnya

Pemerintahan

Menanam Bersama Pj Gubernur Sulsel di Lutim, Petani Milenial Ikut Galakkan Budidaya Cavendish

Pemerintahan

Pemkot dan Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani

Pemerintahan

Lawan Rabies, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone Bentuk Tim Buser

Pemerintahan

Mantap! Pj Wali Kota Abdul Hayat Angkat Piala Bergilir Bank Indonesia