Home / Olahraga

Senin, 30 Desember 2024 19:38- WIB

Soal Hukuman dari Komdis PSSI, Berikut Pernyataan Resmi PSM Makassar

MAKASSAR, Merata.Net – PSM Makassar menggelar konferensi pers daring Senin (30/12/2024) pada pukul 16.45 WITA untuk menanggapi sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait pertandingan melawan PS Barito Putera pada 22 Desember 2024 di Stadion Batakan, Balikpapan.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan PSM Makassar kini menjadi polemik akibat keputusan Komdis yang menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada PSM Makassar.

Konferensi pers ini dihadiri oleh Muhammad Nur Fajrin (Manajer Tim PSM Makassar), Sulaiman Karim (Media Officer), dan rekan-rekan media.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Muhammad Nur Fajrin, PSM Makassar memberikan klarifikasi atas kronologi dan fakta-fakta yang terjadi selama dan setelah pertandingan.
Menurut Fajrin, masalah bermula dari insiden 12 pemain di lapangan, yang disebabkan oleh kesalahan teknis perangkat pertandingan.

Menurut sang manajer, masalah bermula dari insiden 12 pemain di lapangan, yang disebabkan oleh kesalahan teknis perangkat pertandingan.

“Protes resmi disampaikan oleh PS Barito Putera kepada Komdis PSSI, namun PSM Makassar sebelumnya tidak mempersoalkan kejadian tersebut karena menganggapnya sebagai ranah teknis perangkat pertandingan,” ujarnya.

Baca Juga  Jabat Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto Segera Rampungkan Kepengurusan

Pada sidang Komdis yang digelar 28 Desember 2024, pelatih PSM Makassar bersama perangkat pertandingan, match commissioner, dan pelatih PS Barito Putera memberikan keterangan.

Fajrin menjelaskan bahwa pergantian pemain yang dilakukan pada menit ke-96 berjalan sesuai prosedur, namun terjadi kesalahan komunikasi antara wasit tengah dan wasit cadangan yang mengakibatkan adanya 12 pemain di lapangan.

Fajrin menegaskan bahwa PSM Makassar telah berupaya untuk memperbaiki situasi dengan segera meminta wasit menghentikan pertandingan sementara dan mengembalikan jumlah pemain sesuai regulasi.


Pada 28 Desember 2024, PSM Makassar menerima surat keputusan Komdis PSSI yang menyatakan bahwa PSM dinyatakan kalah 0-3 dari PS Barito Putera, didenda Rp90 juta, dan dikenakan pengurangan tiga poin.

Pada 30 Desember 2024, sempat terjadi kekeliruan dalam sistem pengurangan poin, di mana PSM Makassar tercatat kehilangan enam poin. Namun, setelah klarifikasi dengan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), poin PSM Makassar dikoreksi menjadi 24 poin.

Baca Juga  Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Bakal Dampingi Presiden Jokowi Selama Kunker di Sulsel


PSM Makassar telah mengajukan banding kepada Komite Banding PSSI pada pagi hari ini. Sesuai dengan Pasal 120, 121, dan 122 Kode Disiplin PSSI, PSM Makassar memiliki waktu hingga tujuh hari untuk menyampaikan memori banding.

Manajemen PSM optimistis bahwa proses banding akan membawa keadilan dan hasil yang sesuai dengan fakta di lapangan.

“PSM Makassar menghormati SK Komdis dengan nomor surat 073/L1/SK/KD-PSSI/XII/2024. Setelah mempelajari keterangan dan kesimpulan para saksi, Tim Legal PSM resmi mengajukan banding,” tukasnya.

PSM Makassar berharap Komite Banding PSSI dapat meninjau kembali keputusan Komdis dengan mempertimbangkan bukti dan fakta yang telah disampaikan.

Klub juga menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan integritas dalam kompetisi. (*)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Komitmen PSSI Tidak Selalu Andalkan Dana Pemerintah, Timnas Kerjasama dengan Bank Mandiri

Olahraga

Persebaya Unbeaten, Joop Gall : Kekalahan Persebaya Semakin Dekat

Olahraga

Disaksikan Bupati Fahsar, Persibone Menang 6-0 Lawan Persigowa di Liga 3 Zona Sulsel

Olahraga

Timnas Wanita Indonesia Kembali Tantang Hongkong di FIFA Matchday

Olahraga

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Tahan Imbang Arab Saudi 1-1

Olahraga

Martinator Menangi Sprint Race MotoGP Austin 2026
Pemain PSM saat menggelar latihan ringan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa. (Foto: PSM)

Olahraga

PSM Makassar Matangkan Persiapan Musim Baru, Gelar TC 14 Hari di Yogyakarta

Internasional

Tampil Kompetitif, Suzuki Malah Mundur Dari MotoGP 2023?