Home / Pendidikan

Rabu, 26 Februari 2025 14:08- WIB

Sekolah Islam Athirah Seleksi 40 Tenant Jajanan Kantin Sehat

MAKASSAR, Merata.Net – Sekolah Islam Athirah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah sehat dengan mengadakan seleksi makanan yang dijajakan oleh calon penyewa kantin.

Sedikitnya, 40 calon penyewa kantin atau tenant mengikuti seleksi dengan menggelar jajanan miliknya. Dari berbagai jenis makanan hingga minuman, dari berbagai jenis makanan ringan hingga makanan berat.

Secara rinci, 25 tenant mengikuti seleksi di Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido. Dari jumlah tersebut, hanya 12 tenant yang nantinya akan dinyatakan lolos seleksi.

Selanjutnya, di Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga diikuti 15 tenant. Dari jumlah tersebut, hanya 9 tenant yang nantinya akan dinyatakn lolos seleksi.

Seleksi tenant ini berlangsung selama dua hari. Masing-masing satu hari di Kajaolalido yang digelar pada hari Rabu (25/2) kemarin dan di Bukit Baruga yang gelar pada hari ini.

Proses ini melibatkan 11 orang juri di masing-masing wilayah. Masing-masing 2 orang dari perwakilan Dinas Kesehatan Kota Makassar, 4 orang ketua Badan Musyawarah Jamiah atau BMJ, 2 orang ketua OSIS, 2 orang petugas UKS, dan 1 orang tua siswa yang berprofesi sebagai dokter.

Baca Juga  Puluhan Kampus Bergabung dalam Kalla Internship Program & Kampus Merdeka  

Ada enam kriteria yang menjadi penilaian dalam seleksi ini yaitu kualitas bahan, rasa, tekstur, penyajian atau tampilan, pelayanan, hingga harga yang kompetitif.

Penanggung Jawab Keamanan Pangan Kantin Sekolah Islam Athirah, Imelda Makkuassang mengatakan, hal ini dilakukan untuk menjamin makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh siswa benar-benar terjamin.

“Kantin sehat di Sekolah Islam Athirah diawasi dengan baik dan dievaluasi secara berkala untuk menjamin kualitas makanan yang dikonsumsi oleh siswa,” terang Imelda.

Imelda membeberkan, Sekolah Islam Athirah telah mendapatkan penghargan Piagam Bintang Keamanan Pangan. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan atau organisasi yang telah mencapai standar keamanan dan kualitas pangan yang tinggi.

“Jadi, ini dilakukan untuk pengawalan kemanan pangan, kantin sekolah, dalam rangka menyukseskan program dari BPOM yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah atau PJAS,” imbuhnya.

Baca Juga  Dihadiri Seluruh Insan Athirah, Sekolah Islam Athirah Rayakan Puncak Milad 40 Tahun

Sekadar diketahui, untuk mendapatkan penghargaan Piagam Bintang Keamanan Pangan, ada beberapa hal yang harus dipenuhi.

Pertama, sekolah wajib membentuk tim kemanan pangan senior dan junior. Tim keamanan pangan senior merupakan guru, karyawan, dan orang tua siswa. Sementara itu, tim keamanan pangan junior merupakan pengurus OSIS.

Selanjutnya, pihak sekolah bekerja sama dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM, dan puskesmas setempat.

Setelah itu, pihak sekolah melakukan seleksi tenant atau calon penjual, seperti yg digelar hari ini di Athirah Bukit Baruga dan hari kemarin di Athirah Kajaolalido

Selanjutnya, soialisasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan bimbingan teknis kepada seluruh pemilik tenant dan karyawannya.

Terakhir, pengontrolan kantin setiap pekan oleh Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), setiap bulan oleh puskesmas setempat, dan setiap 3 bulan sekali oleh BPOM. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Peduli Ramadan, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Salurkan 107 Paket Sembako

Bisnis

Kolaborasi Bersama, Kalla Beton dan Teknik Sipil Unhas Tandatangani Kesepakatan

Pendidikan

Poltekpar Makassar Tandatangani MoU dengan UniSZA Malaysia

Pendidikan

Tingkatkan Daya Saing, Penerima Beasiswa Kalla Dapat Akses Magang

Pendidikan

Empat Dekade Lebih, Athirah Tetap Jadi Pilar Pendidikan Unggul

Pendidikan

Sambut Mahasiswa Baru, Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan ESQ

Pendidikan

Kalla Institute dan Konjen Amerika Serikat Teken MoU Hadirkan American Corner

Indonesiaku

Estafet Peduli Bumi Asuransi Astra Berikan
Edukasi Safety Riding Kepada Para Pelajar di SMKN 7 Makassar