Home / Pemerintahan

Selasa, 1 Februari 2022 09:47- WIB

Ruang Terbuka Hijau Kota Makassar Bertambah, Ini Penjelasan Kepala DLH

MAKASSAR, MERATA.NET- Pemerintah Kota Makassar mencatat total ada 9,07 persen lahan terbuka hijau (RTH) di Kota Makassar.

Presentase ini menunjukkan adanya penambahan lahan RTH sekitar 1.48 persen dari sebelumnya hanya berkisar 7,59 persen.

Kepala Bidang RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Novi mengatakan, persentase luasan RTH ini bukan disebabkan adanya RTH baru, tetapi ada pembaruan data RTH dari yang sebelumnya.

“Tahun ini kami dibantu oleh tim dari Center of Technology Universitas Hasanuddin. Total luasan RTH sekarang itu 9,07 persen,” ujarnya.

Ia mengatakan, ada beberapa lahan RTH sebelumnya belum terhitung, sehingga baru tercatat saat ini.

“Makanya kenaikan ini jangan diinterpretasikan bahwa ada penambahan luas RTH, tapi ada yang dulunya belum terhitung, sekarang sudah terhitung,” imbuhnya.

Proses perhitungan luasan RTH dilakukan menggunakan interpretasi citra satelit. Setelah itu, diverifikasi kembali di lapangan bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga  Jadi Narasumber, Lurah Bakung Bagikan Tips Keberhasilannya Turunkan Angka Stunting

Hal ini dilakukan mengingat setiap kali proses perhitungan luasan RTH dilakukan, lahan privat warga juga sering terhitung. Akibatnya, warga keberatan sebab tidak bisa memanfaatkan lahannya sendiri.

“Jadi data RTH yang ada itu kami share dengan kecamatan dan kelurahan. Kami undang mereka rapat koordinasi untuk mereka kroscek apakah datanya sudah sesuai atau belum. Karena kami takutnya ada data RTH yang belum termasuk di situ,” bebernya.

Sementara itu Sekretaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli mengemukakan bahwa masalah lahan warga yang masuk dalam hitungan RTH publik memang sudah menjadi persoalan lama.

Warga mengeluhkan persoalan tersebut lantaran tak bisa membangun di lahannya sendiri. Oleh karena itu, kata dia, saat ini pihaknya tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda).

Baca Juga  Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Bakal Dampingi Presiden Jokowi Selama Kunker di Sulsel

Perda tersebut akan mengatur secara rinci perhitungan RTH Makassar agar seminimal mungkin bersinggungan dengan lahan warga.

“Kami target di bulan 5 bulan 6 itu sudah dipansuskan. Karena ini masih harus menunggu dibahas oleh Bapemperda, ada naskah akademiknya,” jelas Fasruddin.

Selain itu pihaknya juga akan membicarakan pengembalian aset prasarana, sarana, dan utilitas, yang masih banyak belum dilakukan oleh pengembang. Sebab PSU ini juga menyumbang penambahan persentase luasan RTH.

“Kami akan tidak lanjuti setiap PSU. Tim kami yang sempat turun kemarin untuk mencari aset, akan kami bentuk kembali,” pungkasnya. (Jan)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ratusan Ribu Warga Sulsel Padati Jalan Sehat Anti Mager di Makassar

Pemerintahan

Puncak HUT ke-98, Danny Ingatkan Direksi PDAM Pentingnya Konservasi Air Baku

Indonesiaku

Danny Pomanto: Masjid Hj Sitti Mang Milik Das’ad Latif Menginsipirasi Banyak Orang

Pemerintahan

Wawali Fatma Bertemu CEO Entomo Korea, Bahas Perpanjangan Kerjasama Budidaya Maggot

Pemerintahan

Menag Yagut Usul Kenaikan Biaya Haji 2023, Ini Alasannya

Pemerintahan

Masyarakat Kulo Sidrap Sambut Pj Gubernur dengan Mappadendang dan Mattojang

Hiburan

Di F8 Makassar, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Terima Badik Pusaka

Pemerintahan

Aliyah Mustika Ilham Ingatkan Resiko Penggunaan Produk Tanpa Izin BPOM