MERATA.NET – Dunia sepak bola digegerkan oleh kabar penangkapan Radja Nainggolan. Pemain yang pernah bersinar di Liga Italia dan berdarah Indonesia ini ditangkap pada Senin (27/1/2025).
Setelah peristiwa itu, Lokeren-Temse klub Radja Nainggolan kemudian merilis pernyataan resmi. Mereka tetap berusaha mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam memandang kasus Radja Nainggolan.
Lokeren-Temse memberikan kepastian bahwa Radja Nainggolan tidak akan bermain di laga berikutnya yang bakal mereka jalani. Klub tersebut juga memastikan Radja Nainggolan sudah absen dalam sesi latihan.
Klub menghormati asas praduga tak bersalah dan karena itu tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut.”
“Kami hanya bisa memastikan bahwa pemain absen pada sesi latihan pagi. Klub akan kembali fokus pada laga berikutnya menghadapi laga penting di liga melawan KAS Eupen. Radja Nainggolan tidak bisa bermain di laga nanti,” tulis Lokeren-Temse dikutip dari Daily Mail.
Melansir media Belgia, Gazet van Antwerpen, Nainggolan kabarnya diciduk kepolisian. Penangkapan itu menjadi bagian dari penyelidikan penyeludupan narkoba dari Amerika Selatan lewat pelabuhan Antwerp.
Dalam penyelidikan itu, sebanyak 30 rumah di Antwerp dan Brussels digerebek polisi pada Senin (27/1/2025) pagi waktu setempat. Salah satu yang ditangkap kemudian Radja Nainggolan. (*)










