Home / Internasional

Sabtu, 21 Desember 2024 09:18- WIB

Presiden Prabowo Serukan Persatuan Negara Muslim di KTT D-8

Presiden Prabowo Subianto saat berada di Mesir. Foto/X

Presiden Prabowo Subianto saat berada di Mesir. Foto/X

KAIRO, Merata.Net – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan tegas menyerukan pentingnya persatuan dan kerja sama antarnegara Muslim dalam pidatonya pada sesi khusus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 Developing Eight (D-8) di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir. Kepala Negara menyoroti lemahnya solidaritas antarnegara Muslim pada sejumlah isu, seperti perdamaian dan kemanusiaan.

“Kita harus melihat realitas dari situasi ini. Kita selalu menyatakan dukungan untuk Palestina, Suriah, tapi dukungan yang seperti apa?” ucap Presiden pada Kamis, 19 Desember 2024.

Presiden mengatakan bahwa dalam beberapa pertemuan sejumlah negara mengeluarkan pernyataan dukungan dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara lain. Namun, menurutnya hal tersebut tidak diimbangi dengan langkah nyata untuk menciptakan perubahan.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris : Leeds United Makin Terluka, di Hajar Arsenal 1-4

“Ketika saudara kita kesusahan, kita memberikan pernyataan dukungan dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Maaf ini opini saya, tapi mari kita lihat realitasnya. Kita harus bekerjasama, menyamakan suara, dan tidak terpecah belah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengkritik strategi devide et impera yang masih melemahkan solidaritas antarnegara Muslim. Ia menyebut konflik internal di beberapa negara Muslim menjadi contoh nyata adanya konflik internal di antara sesama.

“Kapan ini akan berakhir? Bagaimana kita bisa membantu Palestina kalau kita saling bermusuhan antarsesama? Mari kita jujur kepada rakyat kita,” katanya.

Kepala Negara juga menilai bahwa dunia internasional tidak menghormati suara negara-negara Muslim. Bahkan, menurutnya isu hak asasi manusia sering kali tidak berlaku bagi umat Muslim.

Baca Juga  Erik Ten Hag Resmi Tukangi Manchester United

“Hak asasi manusia bukan untuk orang Muslim. Ini kenyataannya, sangat menyedihkan. Mari kita kerjakan apa yang kita bisa, tapi tetap lihat realitanya dan jujur dengan diri kita sendiri,” lanjutnya.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo kembali menyerukan persatuan, kerja sama yang erat, dan kesadaran akan situasi global yang dihadapi umat Muslim. Kepala Negara juga menegaskan komitmen Indonesia untuk melakukan yang terbaik dalam penguatan kerja sama di antara negara Muslim.

“Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun yang kita bisa, tapi saya mendorong persatuan. Saya mendorong kerjasama,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Tiba di Indonesia, Paus Fransiskus Disambut Menag Yaqut Cholil dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharjo

Internasional

Ganggu Tyson di Pesawat, Pria Ini Kena Imbasnya

Hiburan

Di Konser Southeast Serenade, Tumming Abu Bentangkan Bendera Palestina

Internasional

Hasil Liga Italia : Fiorentina Berpesta, Milan Tumbang di Kandang

Indonesiaku

Pertemuan Trilateral Perdana Indonesia, Australia dan Papua Nugini

Internasional

Presiden Jokowi: Indonesia Sambut Hangat dan Gembira Kunjungan Sri Paus Fransiskus

Internasional

Thomas Matthew Crooks, Sosok Pemuda 20 Tahun Penembak Donald Trump

Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Melanda di Tiongkok, Sungai Sampai Kering