Home / Pendidikan

Sabtu, 27 September 2025 08:49- WIB

Poltekpar Makassar Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Menuju UI GreenMetric

MAKASSAR, Merata.Net – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan sebagai upaya mendukung program UI GreenMetric World University Ranking. Acara yang berlangsung di Aula I Wayan Bendhi, Jumat (26/9/2025) ini dibuka langsung oleh Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE., dan diikuti oleh sivitas akademika bersama pengelola kantin, petugas kebersihan (cleaner), hingga tukang kebun (gardener) kampus.

Dalam sambutannya, Dr. Herry Rachmat Widjaja menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh dipandang sebagai kewajiban semata, melainkan langkah penting untuk menjaga kehidupan ke depan.

“Pengelolaan sampah adalah langkah penting untuk kehidupan ke depan. Dengan sinergi berbagai pihak, kita dapat memberi dampak global sekaligus memperkuat posisi kampus dalam pemeringkatan internasional seperti UI GreenMetric,” ujarnya.

Herry juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pariwisata dunia yang diperingati setiap tanggal 27 september setiap tahunnya, yang mana tahun pada tahun ini mengangkat tema “Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan”. Tema ini menekankan pentingnya praktik perjalanan yang bertanggung jawab, termasuk memilih akomodasi ramah lingkungan, mengurangi sampah, menghormati budaya setempat, dan mendukung ekonomi lokal.

Baca Juga  Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Antusias Belajar di Golkar Sulsel

Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber utama. Wahyu Nursekhah Wijayanti, S.Sos., M.I.Kom., membuka sesi dengan materi Waste Management ESG (Environmental, Social & Governance). Ia berbagi pengalaman praktik pengelolaan sampah yang sudah diterapkan di jaringan Accor Group, khususnya Mercure Hotel, yang berhasil menjalankan sistem pemilahan sampah dan pengelolaan food waste secara berkelanjutan.

Sesi kedua diisi oleh Badruddin dengan topik Smart Waste for Green Tourism. Ia menekankan bahwa keberlanjutan pariwisata tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan limbah yang baik. Menurutnya, inovasi dan kesadaran lingkungan di sektor pariwisata harus berjalan beriringan agar destinasi wisata tetap menarik sekaligus ramah lingkungan.

Materi terakhir disampaikan oleh Surayyal Hizmi dari Poltekpar Lombok yang mengajak peserta untuk melihat langsung praktik pengolahan limbah organik. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori tentang pemanfaatan eco-enzyme, tetapi juga berkesempatan mendemonstrasikan pembuatan cairan eco-enzyme dari kulit buah, serta memproduksi sabun cair dan sabun padat berbahan ramah lingkungan.

Baca Juga  Momen Upacara Bendera, SMP Islam Athirah Bone Serahkan Beasiswa untuk Siswa Berprestasi

Kegiatan yang berlangsung hingga sore ini mendapat sambutan positif dari peserta. Selain memperkaya wawasan tentang pengelolaan sampah, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis yang bisa diterapkan sehari-hari.

Melalui sosialisasi ini, Poltekpar Makassar berharap seluruh unsur kampus, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga pendukung seperti pengelola kantin, petugas kebersihan, dan tukang kebun, dapat bersama-sama membangun budaya sadar lingkungan.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Poltekpar Makassar menuju standar internasional dalam pemeringkatan berkelanjutan seperti UI GreenMetric, UC (University Ranking Comparisons), dan THE (Times Higher Education World University Rankings). (**)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mahasiswa Poltekpar Makassar Belajar Strategi Jitu Memasarkan Paket Wisata di Platform Online

Komunitas

Ormawa FMIPA Unhas Sukses Gelar Launching Program SIPAKAMESATA di Gowa

Pendidikan

Kalla Institute Buka Jalur Sertifikat UTBK SNBT 2025 Tanpa Biaya Registrasi

Pendidikan

Danny Pomanto Sebut Dewan Pendidikan Punya Peran Penting Ciptakan Generasi Indonesia yang Unggul

Pendidikan

Gelar Simaan Akbar, 71 Siswa SD Islam Athirah 2 Tampil Menghafal Al Quran

Pendidikan

Poltekpar Makassar Kukuhkan Guru Besar Pertama

Pendidikan

Inkubator Bisnis Poltekpar Makassar Gelar Pra-Bootcamp Berani Usaha

Pemerintahan

Nadiem Beberkan Alokasi APBN 2023 di Kemendikbudristek