Home / Pemerintahan

Kamis, 15 Februari 2024 11:16- WIB

Pj Gubernur Sulsel Puji Danny Pomanto Berhasil Kendalikan Angka Inflasi Makassar Pasca Pemilu

MAKASSAR, Merata.Net – Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin puji Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang berhasil mengendalikan angka inflasi Kota Makassar pasca Pemilu. Bahkan saat ini inflasi Makassar berada di bawah nasional dan provinsi.

Di mana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2024 inflasi Kota Makassar year to year (yoy) sebesar 2,11%. Di bawah Sulsel yaitu 2,38%, dan pusat 2,57%.

“Ini yang harus kita jaga. Makaya kita cek harga hari ini, karena inflasi kita itu lebih rendah dari nasional,” kata Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin.

Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin mengapresiasi langkah pemerintah daerah terkhusus Makassar dalam upayanya mengendalikan inflasi.

“Makassar luar biasa, jadi ini kita jaga makanya kita ingin memastikan seluruh pergerakan harga kita kelola supaya tidak mempengaruhi inflasi,” ucapnya.

Baca Juga  Inflasi Sulsel Terkendali, Februari 2024 di Angka 0,30 Persen

Pujian itu dilontarkan Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin saat turun bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meninjau harga komoditi pangan di Pasar Terong, Kamis (15/02/2024).

Dalam tinjauannya, Danny Pomanto dan Pj Bahtiar Baharuddin menanyakan harga dan stok pangan di pasar. Mulai dari beras, telur, ikan, hingga bawang merah dan bawang putih.

“Saya mendampingi Pak Gubernur melihat kondisi objektif hari ini di Pasar Terong, terkhusus pasca Pemilu. Sebenarnya relatif semua baik-baik saja, kecuali beras,” kata Danny Pomanto disela-sela tinjauannya.

Meski terjadi kenaikan harga pada beras, namun kata Danny Pomanto semua masih bisa diatasi. Sebab stok beras dari Bulog untuk wilayah Sulsel termasuk Kota Makassar relatif aman hingga Juli 2024.

Baca Juga  Tinjau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Daya, Pj Gubernur Bahtiar Pastikan Inflasi di Sulsel Terkendali

“Karena beras ini dikendalikan negara jadi tidak terlalu sulit untuk ditangani. Apalagi stok beras kita sampai Juli laporan Bulog itu cukup. Berarti sisa penyalurannya,” tuturnya.

Ia pun menuturkan faktor kenaikan harga beras di pasaran karena momentum libur panjang dan pesta demokrasi Pemilu 2024 sehingga distribusi sedikit terganggu.

Sehingga menurut Danny Pomanto, langkah ke depan yang harus dilakukan menjaga stok dan distribusi beras agar bisa tersalurkan dengan baik di pasaran.

“Saya kira stok harus dijaga dengan baik dan distribusi juga harus dijaga dengan baik. Itu kuncinya, karena tidak ada faktor-faktor lain,” tutupnya.

Diketahui, Danny Pomanto didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Makassar Alamsyah Sahabuddin dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muhammad Rheza. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kepedulian Fatmawati Rusdi Bantu Bayi Stunting di Rusunawa Panambungan

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Panggil Pemilik Delapan Rumah Yang Berdiri di Lahan Pemkot

Pemerintahan

Pemkot Makassar Gunakan Teknologi Black Soldier Fly Kelola Sampah Organik

Pemerintahan

Wali Kota Appi Bersama Forkopimda Sulsel Pantau Pos Pengamanan Mudik dan Aktivitas Malam Takbiran

Pemerintahan

Wagub Fatma Kunjungi Posyandu Matahari Gowa: Jaga Komitmen Penurunan Stunting Menuju 19 Persen

Pemerintahan

Pj Gubernur Sulsel Tanam Pisang di Lahan 20 Hektare di Sinjai

Pemerintahan

Makassar Jadi Bidikan Tiga Negara, Wawali Fatma Apresiasi Marpolex 2022

Pemerintahan

Presentasi di Depan Dirjen Tata Ruang, Plt Gubernur Sulsel Bahas Ini