Home / Pemerintahan

Selasa, 26 Maret 2024 16:53- WIB

Pj Gubernur Bahtiar Sampaikan Potensi Bone sebagai Sentra Budidaya Sukun di Indonesia

BONE, Merata.Net – Di tepi sungai yang airnya mengalir cukup deras, tepatnya di Desa Mattampa Walie, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin tampak asyik ngobrol bersama warga dan pemerintah desa.

Mereka berbincang tentang potensi budidaya sukun sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dialog yang dilaksanakan setelah penebaran 200 ribu ikan air tawar dan penyerahan bibit cabai dan timun ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone.

Dengan semangat yang tinggi, Bahtiar memulai percakapan dengan mengapresiasi kehadiran warga dan suburnya daerah ini. Ia ingin Bone menjadi sentra budidaya sukun, termasuk Desa Mattampa Walie menjadi pusat pembibitan.

Baca Juga  Flag Off Peserta Kareba 10K Makassar Berlari, Andi Arwin Azis: Momentum Solidaritas Warga Makassar Jelang Pilkada

“Pak Desa saya masuk tadi di sini banyak pohon, apakah sudah ada usaha pembibitan sukun? Ini sebenarnya bisa jadi kehidupan masyarakat juga,” kata Bahtiar.

Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat penangkaran sukun atau bahasa Bugisnya dikenal dengan nama baka’ di daerah Samaenre, Bone. Dikelola oleh inspirator bernama Yusuf yang merupakan seorang pensiunan ASN. Produknya berupa bibit sukun bersertifikasi.

Benih bersertifikatnya memiliki nama Padaidi dan Toddopuli. Dua jenis pohonnya, yakni dengan pohon menjulang tinggi dengan daun yang kurang dan ada yang lebat seperti daun beringin.

Baca Juga  Pemkab Bone Kebagian Satu Unit Damkar dari Pemprov Sulsel

“Seluruh Indonesia yang punya bibit sukun yang bersertifikat yang bisa dibeli dengan APBN dan APBD itu adanya di Samaenre ini. Dua jenis inilah sukun terbaik,” sebutnya.

Di Sulsel sendiri untuk pengembangan sukun, Pemprov Sulsel memprogramkan 3 juta pohon. Bahtiar ingin warga Desa Mattapa Walie dan Barakkae agar dilatih bisa membibit pohon sukun. Kemudian, ia meminta jajarannya untuk menindaklanjuti.

“Agar masyarakat juga bisa menjual bibit dan disamping juga masyarakatnya bisa tanam sendiri,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Festival Jappa Jokka Jadi Simbol Persatuan

Pemerintahan

Rakorsus 2022, Tiga Tugas Penting OPD Menuju Makassar Metaverse

Internasional

Empat Hari Pelaksanaan MNEK 2023 di Makassar, Berikut Ruas Jalan yang Mengalami Penutupan Sementara

Pemerintahan

Tidak Ingin Calon Paskibraka Bersedih Saat Pengukuhan, Ini yang Dilakukan Wawali Makassar

Pemerintahan

KM Ladang Pertiwi Karam, Gubernur Sulsel: Kita Terus Upayakan Pencarian Korban

Pemerintahan

TIM Satgas KTR Dinkes Kota Makassar, Pantau Kawasan Tanpa Rokok.

Ekonomi

Pembebasan Lahan Akses Jalan Tol MNP Dibangun Akhir Tahun 2021

Pemerintahan

Kisruh PPDB Kadisdik Sulsel Meminta Maaf, Terjadi Kesalahan Sistem Penginputan