Home / Pemerintahan

Jumat, 20 Oktober 2023 15:24- WIB

Pj Gubernur Bahtiar Panen Raya Padi Bersama Petani di Tengah El Nino

Pj Gubernur Bahtiar bersama Bupati Maros Chaidir Syam (kiri).

Pj Gubernur Bahtiar bersama Bupati Maros Chaidir Syam (kiri).

MAROS, Merata.Net – Petani di Kabupaten Maros masih bisa melakukan panen raya padi di tengah fenomena El Nino yang mengakibatkan kemarau panjang. Panen raya ini dihadiri Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, didampingi Bupati Maros AS Chaidir Syam, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros.

Turut hadir, Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian Kementerian Pertanian, Perwakilan OJK Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, dan Bulog Sulsel.

Pj Gubernur Bahtiar mengaku sangat senang bisa ikut panen raya padi bersama petani di Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung. Ia mengapresiasi panen raya yang bisa dilakukan di tengah fenomena El Nino, yang mengakibatkan kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Nasional ADINKES 2024 untuk Implementasi Kawasan Tanpa Rokok

“Terimakasih kepada seluruh petani, pendamping, dan penyuluh pertanian, atas kerjasamanya selama ini, sehingga di tengah-tengah El Nino masih bisa melakukan panen raya di lahan seluas 50 hektare ini, dengan hasil rata-rata 9,65 ton per hektarnya,” ucap Bahtiar, di sela panen raya, Jumat, (20/10/2023).

Sulsel, kata Bahtiar, hingga saat ini masih dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Semua itu berkat kerja keras para petani, pendamping, penyuluh, dan seluruh stakeholder terkait. Ia berharap, generasi muda ke depan tetap ada yang mau menjadi petani.

Baca Juga  ETUDE Kembali Hadir di Indonesia, Membawa Produk Legendaris dengan Formula Baru 

“Jangan sampai generasi penerus kita tidak mau menjadi petani. Harus bangga menjadi petani. Saya juga anak petani, dan menjadi petani itu luar biasa berkahnya,” tuturnya.

Sementara, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan, di Kabupaten Maros panen raya tetap bisa dilakukan di tengah El Nino, dengan produksi 9,65 ton padi per hektar-nya. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya air yang ada, menggunakan sistem pompanisasi untuk mengairi persawahan.

“Ini semua karena dukungan dari pemerintah provinsi dan semoga ini dapat membantu program prioritas Pemprov Sulsel,” kata Chaidir. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Inflasi Sulsel Terkendali, Februari 2024 di Angka 0,30 Persen

Pemerintahan

Jadi Catatan Penting Pemkot, Survei CRC 54.3 Persen Masyarakat Butuh Lapangan Kerja

Pemerintahan

Wawali Fatma Lepas Tim Terpadu Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban

Olahraga

PORKOT VIII Makassar 2023 Berakhir, Kecamatan Rappocini Juara Umum

Pemerintahan

Jambore Kepala Desa, Gubernur Andi Sudirman Dorong Penguatan Tata Pemerintahan Desa

Pemerintahan

Wali Kota Danny Serahkan SK 4.067 P3K Lingkup Pemkot Makassar

Pemerintahan

Hari Pramuka 2025, Munafri Ajak Jadi Pelopor Anti-Bullying dan Sahabat Lingkungan

Pemerintahan

Tak Punya Dokumen, Media Pembawa dari Berbagai Negara Dimusnahkan