Home / Pemerintahan

Senin, 13 Mei 2024 21:11- WIB

Penyaluran Bantuan Beras untuk Korban Terdampak Bencana di Sulsel Capai 150 Ton

MAKASSAR, Merata.Net – Memasuki hari ke-10 setelah bencana alam yang melanda Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak henti-hentinya pertolongan logistik untuk korban terdampak datang.

Dimana, hingga saat ini total penyaluran bantuan terkhusus beras dari seluruh sokongan mencapai 150 ton.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengatakan, saat ini untuk stok beras korban bencana alam di Sulsel yang masuk di posko induk kurang lebih 150 ton.

“Untuk beras kurang lebih sudah sampai 150 ton dari keseluruhan yang masuk yang ada di posko induk” katanya, saat ditemui di posko induk, Senin, (13/5/2024).

Abdul Malik Faisal menjelaskan berbagai kebutuhan pokok yang masuk di posko induk itu datang dari berbagai instansi.

Baca Juga  Pemprov dan BI Sulsel Dorong Inflasi Akhir Tahun 2021 Tetap Terkendali

“Jadi untuk kebutuhan logistik untuk korban terdampak terutama beras itu ada dari pemprov kurang lebih 20 ton, Kemensos, Pupuk Indonesia, Instansi, dan OPD serta dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada di Sulsel” jelasnya.

Tak hanya itu, dia juga menyatakan kenapa sampai Kabupaten Luwu dijadikan posko induk untuk bencana alam yang terjadi di Sulsel.

“Kenapa sampai di Luwu dijadikan posko induk, karena ini (Luwu) yang dianggap berada di tengah-tengah dari berbagai bencana alam yang terjadi dan juga menjadi tanggap darurat dari sembilan daerah yang mengalami bencana di Sulsel,” ujarnya.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Arwin Azis Resmikan Program CSR Nusantara Peduli Stunting di Puskesmas Kaluku Bodoa

Diketahui, kesibukan sejauh ini masih terlihat di Posko Induk Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Sulsel. Jejeran mobil pickup, off-road hingga helikopter pengantar logistik, terus menerus keluar masuk mengantar dan menjemput kebutuhan logistik yang akan disalurkan ke korban bencana.

“Untuk hari ini, sudah dua kali helikopter yang mengantar logistik di setiap titik yang sulit diakses melalui jalur darat, jadi total satu kali pengangkutan barang menggunakan helikopter sebanyak 800 kilo, dari akumulasi barang seperti beras, air, Indomie dan lainnya,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Peringatan HPSN 2025, Makassar Berhasil Reduksi 88,8 Kg Sampah dan Tanam 60 Pohon

Pemerintahan

464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal

Pemerintahan

Ratusan Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan, Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Pemerintahan

Pisah Sambut Kajati Sulsel, Gubernur Sulsel Sebut Sinergitas dan Koordinasi Berjalan Sangat Baik

Pemerintahan

Presiden Jokowi Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-58 Tahun Partai Golkar

Pemerintahan

Takbiran Boleh Digelar di Masjid, Wali Kota Makassar Ajak Warga Perbanyak Dzikir, Takbir, dan Doa

Pemerintahan

Wawali Fatma Kunjungi Langsung Penderita Gizi Buruk di Manggala

Pemerintahan

Sofha Marwah Bahtiar Hadiri Rakornas TP PKK se-Indonesia, Bahas Soal Stunting hingga Narkoba