Home / Pemerintahan

Jumat, 26 Juli 2024 21:23- WIB

Pedagang Pasar di Minta Pahami Uji Petik Perumda Pasar Makassar Untuk Realiasi di 2024

MAKASSAR, Merata.Net – Perumda Pasar Makassar Raya angkat bicara terkait keributan di Pasar Maricaya. Keributan itu di picu antara pihak pasar dan pedagang karena kesalahan pahaman.

PLT Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Syamsul Bahri mengatakan keributan lantaran adanya uji petik yang di lakukan pengelolah pasar. Uji petik ini untuk capaian realiasi di tahun 2024.

“Saya pastikan tidak ada kenaikan tarif sejak 2017 sampai sekarang, kemudian tak ada perubahan jadwal pungutan rekribusi kepada para pedagang,” kata PLT Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Syamsul Bahri dalam keterangannya, Kamis (26/72024).

“Nilainya itu Rp 9.000 itu termasuk jasa keamanan, kebersihan dan jasa jualan harian,” terusnya.

Baca Juga  Penertiban Spanduk dan Pamplet di Sejumlah Pasar di Makassar, Firman: Rata-rata Tidak Berijin

Menurutnya uji petik dilakukan di pagi hari selama 3 hari di sejumlah pasar di Makassar. Ini membuat pedagang heran.

“Karena kita lakukan uji petik di pagi hari yang biasanya kita pungut retribusi di sore hari setelah aktifitas mau selesai. Makanya kita beri pemahaman ke mereka dan langsung di mengerti,” jelasnya.

“Capaian realiasi kita 2024.
Memang program ini untuk mengukur tingkat capaian target sesuai dengan uji petik di tahun 2023,” tambahnya.

Alasan Syamsul, pengelolah pasar ingin memastikan berapa pedagang yang masih aktif berjualan, termasuk para pemilik lapak yang resmi.

“Karena kita mau tau berapa pedagang aktif di dalam ada yang berjualan, kita juga temukan satu orang punya 5 lapak, tapi yang di bayar 2 kita mau tahu semua itu,” ujarnya.

Baca Juga  Gelar Buka Bersama, Plt Kadis Kominfo Makassar Ismawaty Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Olehnya itu, Perumda Pasar Makassar Raya masih terus melakukan sosialiasi kepada para pedagang di Makassar termasuk sistem digitalisasi.

“Kami edukasi penerapan aturan kira membayar nilai sesuai dengan kewajiban. Jangan sampai ada kebocoran di lapangan itu menghindari kebocoran, evaluasi,” tegasnya.

Perumda Pasar Makassar Raya sendiri masih melakukan uji petik di sejumlah pasar di Makassar mulai pasar terong, pasar pabaeng-baeng, sambung jawa, pasar mamajang, pasar panakukang termasuk pasar maricaya yang sempat viral. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lantik Kadis Dukcapil Makassar, Wali Kota Danny Minta Perbaikan Sistem

Indonesiaku

Pendiri STIE Nobel Meninggal Dunia, Gubernur Sulsel Sampaikan Duka Cita

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Keluarkan Surat Edaran Optimalisasi Penyerapan Alokasi Dana KUR

Pemerintahan

Apel Pagi Pemkot Makassar, Wali Kota Danny Kembali Ingatkan Konsep Metaverse

Pemerintahan

Appi Resmikan Pete-pete Laut, Transportasi Gratis untuk Pelajar, Nakes, dan Warga Kepulauan

Pemerintahan

Bappeda Corner: Camat Amanda Syahwaldi Beberkan Potensi dan Tantangan Kecamatan Ujung Tanah

Pemerintahan

Bupati Luwu Diminta Bentuk Tim Sosialisasikan Cara Akses KUR

Pemerintahan

Di Rakorsus, Kecamatan Tallo Perkenalkan Teras Buloa