Home / Pemerintahan

Kamis, 8 Januari 2026 10:43- WIB

Munafri Ingin Puskesmas Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

MAKASSAR, Merata.Net – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat jejaring dan kualitas layanan kesehatan melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam pertemuan dan silaturahmi bersama Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan pengelola Academic Health Center Universitas Muslim Indonesia (AHC-UMI) yang berlangsung di Ruang Wali Kota Lantai 2, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (8/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan peran Academic Health Center sebagai model integrasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan Interprofessional Education (IPE), yakni pendekatan pendidikan berbasis kolaborasi lintas profesi kesehatan untuk menciptakan layanan yang lebih efektif, holistik, dan berkesinambungan.

Melalui konsep Interprofessional Education, mahasiswa dan tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu didorong untuk belajar, bekerja, dan berinovasi secara bersama sejak dini.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sistem layanan kesehatan melalui kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi.

Menurut Munafri, kolaborasi diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem kesehatan kota yang lebih terintegrasi, responsif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Makassar sebagai kota unggul dalam pelayanan publik berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Baca Juga  Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

“Dengan senang hati kami menyambut kolaborasi ini. Artinya, kami juga akan menitipkan beberapa program pemerintah agar bisa langsung menyentuh masyarakat paling bawah,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Makassar.

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Appimenegaskan, sejumlah persoalan kesehatan utama di Kota Makassar harus ditangani secara kolaboratif, terutama stunting, tuberkulosis (TBC), dan HIV yang hingga kini masih menjadi tantangan serius.

“Persoalan stunting tentu harus kita selesaikan bersama-sama. Begitu juga TBC yang angkanya cukup tinggi, termasuk HIV. Ini semua butuh sentuhan langsung ke tengah masyarakat,” jelasnya.

Munafri juga mengingatkan potensi meningkatnya berbagai penyakit pasca musim hujan, sehingga kehadiran tenaga kesehatan di lapangan menjadi sangat penting.

Dalam rangka memastikan efektivitas program, Wali Kota meminta Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk merespons kolaborasi ini secara menyeluruh, termasuk melibatkan seluruh Puskesmas yang ada.

Baca Juga  Danny Pomanto Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI, Kontribusi Terbesar Permohononan KI

“Yang saya butuhkan nanti adalah laporan dari setiap Puskesmas, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana peran anak-anak mahasiswa di lapangan,” tuturnya.

“Sekaligus kita bisa melihat apakah Puskesmas sudah menjalankan fungsi utamanya sebagai pusat kesehatan masyarakat,” tambah dia.

Appi menekankan pentingnya penguatan peran Puskesmas agar tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam gedung, melainkan lebih aktif menjangkau masyarakat.

Terkait pengelolaan Puskesmas, ia juga menyampaikan agar kepemimpinan Puskesmas tidak hanya diisi oleh dokter, tetapi terbuka bagi tenaga kesehatan lain yang kompeten.

Dua menambahkan, proses tersebut saat ini sedang berjalan dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja layanan kesehatan di tingkat wilayah.

Lebih lanjut, ia berharap hasil kegiatan KKN Profesi dan Interprofessional Education yang dijalankan bersama UMI dapat dilaporkan secara sistematis kepada Pemerintah Kota Makassar.

“Setelah kegiatan selesai, kami butuh report. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk memperbaiki kualitas layanan Puskesmas. Ini bagian dari kerja sama kami dengan universitas,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jufri Rahman Resmi Dilantik Sebagai Sekda Sulsel, Firman Pagarra Harap Sinergitas Semakin Baik

Olahraga

Stadion Kalegowa Resmi Digunakan PSM Makassar Untuk Berlatih

Pemerintahan

Wali Kota Danny Ingatkan Suporter dan Masyarakat Kawal Pembangunan Stadion Makassar

Pemerintahan

Tak Indahkan Peringatan, Satpol PP Sulsel Tindak Pedagang Liar di Kawasan Lego-Lego

Indonesiaku

Hingga Hari Ketiga Operasi Balap Liar, 145 Unit Sepeda Motor Diamankan Ditlantas Polda Sulsel

Pemerintahan

Bappeda Makassar Ikuti Rakor dan Monitoring Program RISE di Untia

Pemerintahan

Bappeda Makassar Bahas Progres Proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik

Pemerintahan

Kepedulian Fatmawati Rusdi Bantu Bayi Stunting di Rusunawa Panambungan