JAKARTA, Merata.Net – Siapa sangka, kamar mandi bisa menjadi salah satu ruang di rumah untuk memulai kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan? Pasalnya, banyak aktivitas sehari-hari di kamar mandi yang berkaitan langsung dengan penggunaan air, energi, hingga berbagai produk yang kita gunakan. Dengan pilihan yang lebih bijak, rutinitas sederhana pun bisa menjadi bagian dari langkah menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Tahukah Anda, kamar mandi menjadi salah satu area di rumah yang memiliki penggunaan air cukup tinggi? Berdasarkan data dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA), aktivitas mandi menyumbang hampir 17% dari penggunaan air dalam rumah tangga. Penggunaan air juga berkaitan dengan energi, terutama karena air perlu dipompa, diolah, dan dipanaskan. Karena itu, menggunakan air secara lebih bijak dan memilih perangkat yang mendukung efisiensi dapat menjadi langkah sederhana yang bisa dimulai dari rumah.
Sebagai brand inspirasi dan koleksi produk dari A sampai Z di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES), AZKO menghadirkan berbagai pilihan produk untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah sekaligus menerapkan kebiasaan yang lebih bijak terhadap lingkungan dan kesehatan. Berikut beberapa langkah yang dapat dimulai dari kamar mandi.
-
Manfaatkan Teknologi untuk Penggunaan Energi yang Lebih Bijak
Teknologi dapat menjadi salah satu cara untuk menghadirkan fungsi yang praktis sekaligus memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia. Hal ini dapat ditemukan pada ACROZ Elysio Set Shower Mandi LED yang dihadirkan AZKO dengan keunggulan teknologi Hydropower. Teknologi tersebut memanfaatkan aliran air saat shower digunakan untuk menghasilkan daya bagi lampu LED, sehingga tidak membutuhkan baterai maupun sambungan listrik untuk menyalakan lampu indikatornya. Produk ini juga dirancang dengan material yang kuat, tahan lama, serta tahan karat untuk penggunaan jangka panjang. Pengoperasiannya pun praktis karena dapat dikontrol melalui tombol yang tersedia. Selain itu, terdapat indikator suhu air real-time dalam tiga warna, fitur pengatur waktu, serta empat pilihan aliran air, yaitu pancuran hujan, pancuran genggam, pancuran jet, dan semprotan air. Pemanfaatan aliran air untuk mengoperasikan LED menjadi salah satu inovasi AZKO dalam menghadirkan produk rumah tangga yang praktis dan mendukung penggunaan sumber daya secara bijak.
-
Pilih Kloset dengan Sistem Pembilasan yang Efisien
Penggunaan air di kamar mandi tidak hanya berasal dari aktivitas mandi, tetapi juga dari kebutuhan pembilasan setelah menggunakan toilet. Karena itu, pemilihan kloset dengan sistem pembilasan yang efisien dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi penggunaan air.
ACROZ Kloset Duduk Tornado Monoblock Washdown dari AZKO misalnya, memiliki sistem dual flush dengan dua pilihan pembilasan, yaitu 2,8 liter dan 4 liter. Pilihan ini memungkinkan pengguna menyesuaikan volume air dengan kebutuhan pembilasan. Kloset tersebut juga dilengkapi teknologi Tornado Flush yang menghasilkan pusaran air untuk membantu membersihkan permukaan mangkuk. Di sisi pengguna, kebiasaan memilih volume pembilasan sesuai kebutuhan dan memastikan tidak terdapat kebocoran pada saluran air juga dapat membantu menghindari pemborosan air sehari-hari.
-
Pilih Perlengkapan Mandi yang Baik untuk Kesehatan dan Lingkungan
Selain fungsi, material dan keamanan juga dapat menjadi pertimbangan ketika memilih perlengkapan mandi. Salah satunya adalah bamboo, material yang tumbuh relatif cepat dan memiliki potensi menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan. Environmental Impact Assessment Review pada 2025 menunjukkan bahwa penggunaan produk berbahan bambu berpotensi memberikan manfaat bagi lingkungan dengan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, sementara pada International Journal of Engineering and Innovative Research pada 2024 juga menunjukkan bahwa material bambu dapat mendukung daya serap air dan bersifat antibakteri. Dengan karakteristik tersebut, bambu dapat menjadi pilihan material untuk perlengkapan mandi yang nyaman, sehat dan lebih ramah lingkungan.
Di AZKO, Forhom Handuk Mandi Bamboo dapat menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan setelah mandi. Menggunakan material bamboo, handuk ini memiliki tekstur lembut dan daya serap tinggi yang membantu menjaga tubuh tetap kering setelah mandi sekaligus memberikan rasa nyaman saat bersentuhan dengan kulit. Dengan memilih handuk yang nyaman, mudah menyerap air, dan dapat digunakan secara optimal, kebutuhan akan kenyamanan dan kebersihan pribadi pun dapat lebih terjaga.
Sementara itu, untuk perlengkapan kamar mandi lainnya, Forhom Keset Kamar Mandi Diatomite menggunakan material natural diatomite, yaitu material alami yang berasal dari endapan fosil diatom atau alga mikroskopis. Material ini memiliki struktur berpori yang mampu menyerap air dan kelembapan dengan baik, sehingga keset dapat menyerap air dengan cepat dan lebih cepat kering. Karakteristik tersebut membantu menjaga area kamar mandi tetap lebih kering dan nyaman sekaligus mengurangi kelembapan yang dapat memicu bau tidak sedap.
Selain menggunakan material alami, keset ini dilengkapi alas anti-slip untuk membantu mengurangi risiko tergelincir dan memiliki permukaan yang nyaman saat dipijak. Sifat alami diatomite juga membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur, sehingga dapat mendukung kebersihan area kamar mandi. Materialnya yang tahan lama dan mudah dibersihkan turut mendukung penggunaan produk dalam jangka panjang. Produk ini juga telah teruji 100% bebas asbestos berdasarkan sertifikasi uji laboratorium. Asbestos merupakan serat mineral yang dapat membahayakan kesehatan apabila terhirup.
Melinda Pudjo, Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, mengungkapkan, “Bagi kami, mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan tidak hanya sekadar menghadirkan pilihan produk, tetapi juga mendorong hadirnya solusi yang membantu masyarakat menggunakan sumber daya secara lebih bijak, termasuk melalui pemanfaatan material alami yang tetap mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan fungsi. Kami percaya, ketika pilihan yang lebih baik dapat diterapkan dalam rutinitas di rumah, perubahan tersebut akan lebih mudah menjadi kebiasaan dan memberikan dampak berkelanjutan, baik bagi lingkungan maupun kehidupan hari ini dan di masa depan.” (*)










