Home / Pemerintahan

Jumat, 21 Juni 2024 04:03- WIB

Momen Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pj Sekda Sampaikan Progress Makassar Low Carbon City

MAKASSAR, Merata.Net — PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra mengajak masyarakat agar terus menjaga bumi dan lingkungan alam sekitar.

Hal itu disampaikan saat membuka resmi acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia lingkup Pemerintah Kota Makassar, di Hotel Aston, Kamis (20/06/2024).

Dengan tema “Penyelesaian Krisis Iklim Dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan” kota Makassar sangat konsen memperhatikan kondisi iklim yang berpengaruh terhadap lingkungan saat ini yang ramai diperbincangkan dunia.

“Alhamdulillah kita telah dikaruniai alam yang begitu indah. Selaras dengan tema maka sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga dan merawat bumi alam kita agar tetap lestari,” ucapnya.

Kata Firman, tak hanya memperhatikan, komitmen kota Makassar juga dibarengi dengan inovasi dalam mengatasi tantangan lingkungan seperti dengan mendorong pembangunan kota yang ramah lingkungan dan program Low Carbon City.

Berbagai Inovasi teknologi dan kebijakan diambil untuk mencapai tujuan tersebut diantaranya revisi tata ruang seperti gedung Mavec, penerapan teknologi hijau, gerakan dekarbonisasi dan oxigenisasi serta perubahan perilaku sosial.

Baca Juga  Pemkot Makassar Masuk Lima Besar Pelayanan Publik Terbaik di Provinsi Sulsel

Firman menjelaskan dengan berbagai program yang telah diterapkan selama ini, kota Makassar melalui komitmen sebagai low carbon city telah menunjukkan peningkatan kualitas udara pada kategori baik.

Dengan kriteria kritis SO2 dan NO2 sebagai parameter utama pengaruh transportasi dari pembakaran bahan bakar fossil.

“Nah, saat ini pak wali konsen dengan gencar menghadirkan kendaraan listrik salah satunya mobil dottorota home care. Lalu panel surya di sekolah-sekolah tahap awal dan nantinya diperkantoran,” ucapnya.

Rencananya juga akan ada revitalisasi kendaraan pengangkut sampah berkonsep ramah lingkungan.

“Ada beberapa mobil pengangkut sampah yang sudah tidak layak pakai nantinya akan diganti dengan mobil listrik jadi tidak ada alasan lagi tidak mengangkut sampah karena alasan BBM habis. Dan nantinya pengangkutan berdasarkan rt/rw bukan lagi kecamatan,” tuturnya.

Hal ini juga dibuktikan dengan terbentuknya ruang-ruang terbuka hijau penanaman pohon di Jalan Metro tanjung bunga serta melakukan kegiatan bersih pantai di pulau gusung dan lego-lego cpi yang melibatkan pelaku usaha, komunitas dan masyarakat umum.

Baca Juga  UMKM Dilibatkan Dalam Kunjungan Wapres, UMKM Akui Peran Pemprov Sulsel Dalam Pengembangan UMKM

Karenanya, Firman mengajak untuk untuk terus menerapkan perilaku hidup berkelanjutan sebagai upaya untuk mereduksi emisi, menurunkan pencemaran dan menyelesaikan dampak krisis iklim yang sedang kita alami.

“Ini menjadi momen penting untuk semua komponen masyarakat terus menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian secara konsisten dalam upaya nemperbaiki lingkungan secara berkelanjutan,” paparnya.

Pada kesempatan ini pula kota Makassar menerima bantuan berupa tong sampah dari PLN. Dan Pemkot Makassar memberikan penghargaan bagi perusahaan dan industri yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, jajaran OPD Lingkup Makassar, perusahaan swasta, jajaran ritel dan industri di Kota Makassar. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ruas Jalan Rusak di Lampung akan di Perbaiki oleh Kementerian PUPR

Pemerintahan

Temui Prof Zudan, Solihin Kalla: Semoga Bisa Membawa Sulsel Lebih Maju

Olahraga

PORKOT VIII Makassar 2023 Berakhir, Kecamatan Rappocini Juara Umum

Pemerintahan

Truk Bantuan Kemanusiaan Pemkot Makassar-IKA Unhas Tiba di Posko Banjir Sidrap

Pemerintahan

Wali Kota Danny Harap Pejabat Baru di Kelurahan Tunjukkan Dedikasi Bekerja

Pemerintahan

Mafia Tanah Marak, KPK Minta Pemda Amankan Aset Negara

Pemerintahan

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Solid, Inflasi Terkendali

Pemerintahan

Chalodo, Cokelat Khas Masamba yang Tembus Pasar Arab Saudi