Home / Pemerintahan

Minggu, 6 April 2025 21:08- WIB

Menag Harap Halal Bihalal Jadi Momen Syukuri Kedamaian Indonesia

WAJO, Merata.Net – Halal bihalal menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia pada momen Idulfitri. Menag Nasaruddin Umar harap hal itu menjadi salah satu cara mensyukuri kedamaian Indonesia.

Menurut Menag, Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan keragaman budaya, bahasa, dan agama. Meskipun demikian, bangsa ini mampu menjaga keharmonisan.

“Indonesia itu satu-satunya negara yang begitu luas, dengan lebih dari 17.000 pulau dan 350 bahasa lokal, tetapi tetap damai. Ini anugerah besar yang harus kita syukuri,” pesan Menag saat menghadiri Halal Bihalal keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, di Wajo, Minggu (6/4/2025).

Hadir, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Halimatul Udhma, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Aly Yafid, Bupati Wajo, Andi Rosman, Direktur Pesantren Basnang Said, serta para Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Terbitkan Surat Edaran Jaga Lingkungan, Berikut Empat Arahan Pj Gubernur Bahtiar

Di hadapan pengasuh, santri, dan alumni Pesantren As’adiyah, Menag memaparkan konsep trilogi kerukunan, yaitu hubungan harmonis antara manusia, alam semesta, dan Tuhan. Menurutnya, manusia adalah satu-satunya makhluk yang harus tunduk pada dua sistem hukum: hukum takwini (hukum alam) dan hukum tasyri’i (hukum syariat).

“Semua ciptaan Allah tunduk pada hukum alam, tetapi manusia juga wajib menaati hukum syariat. Inilah yang membedakan manusia sebagai khalifah di bumi,” jelasnya.

Menag mengapresiasi perkembangan pembangunan Pesantren As’adiyah. Sejumlah gedung bertingkat dan masjid telah berdiri megah.

“Bahkan sebelum saya menjadi Menteri Agama, Pondok Pesantren ini sudah berkembang pesat. Semoga ke depan kita bisa terus berbuat lebih banyak lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Appi-Aliyah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Bupati Wajo, Andi Rosman, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Menteri Agama dan rombongan. Dia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, sembari mengungkap amanah yang diterima dari Menteri Agama.

“Setelah beberapa hari kami dilantik, Anregurutta menyampaikan amanah kepada kami, untuk mendukung pembangunan Pondok Pesantren As’adiyah Macanang. Anregurutta ingin menjadikan Macanang sebagai pusat pembelajaran,” ungkap Bupati Andi Rosman.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh upaya ini demi kemajuan pendidikan dan kemaslahatan umat,” tambahnya.

Puncak Halal Bihalal dimeriahkan peluncuran Lazis As’adiyah sebagai lembaga amil zakat yang sudah berizin. Selain itu, dilakukan penyerahan sertifikat wakaf sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengelolaan aset wakaf untuk kemaslahatan umat. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Makassar Tembus 6,18 Juta

Pemerintahan

Setjen DPR RI Belajar Meritokrasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel

Pemerintahan

Menag Nasaruddin Buka MTQ ke-VIII KORPRI 2026 di Makassar

Pemerintahan

Pelatihan Pengawasan Nilai Gizi Pada Kader PKK se Kota Makassar

Komunitas

Turun Kejalan, GAM Suarakan Tolak Keras Penundaan Pemilu.

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Apresiasi Kemampuan Pemkot Makassar Tekan Angka Inflasi

Pemerintahan

Wakil Wali Kota Makassar Bersama Project Baik Siap Perangi Kekerasan Seksual di Makassar

Pemerintahan

Lomba Make Up Pasangan Pemkab Gowa, Bupati Adnan Kalah