Home / Pemerintahan

Rabu, 17 Januari 2024 16:45- WIB

Makassar Tuan Rumah Seminar Agama-Agama PGI ke 38, PJ Sekda : Rawat Persatuan Umat Untuk Perdamaian

MAKASSAR, Merata.Net — Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) telah menggelar seminar agama-agama ke-38 yang dimulai dari tanggal 15-17 Januari 2024.

Seminar agama-agama ini mengangkat tema “Merawat dan Mengadvokasi Keadilan, serta Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk Demi Pemajuan HAM dan Demokrasi di Indonesia”.

Sejalan dengan tema itu, pihaknya pun menutup kegiatan seminar agama-agama ini dengan merangkaikan pembacaan deklarasi damai yang disaksikan langsung oleh PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra.

Deklarasi damai ini sebuah simbol untuk mengedepankan perdamaian apalagi telah memasuki tahun politik. Dimana ketakutan masyarakat dipecah belah oleh salah satu konflik seperti isu SARA.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mendukung seminar agama-agama yang dilakukan PGI sekaligus deklarasi damai untuk menciptakan kondusifitas dan keadilan dalam menghadapi tahun politik 2024,” ucap Firman.
Dukungan Pemkot Makassar melalui deklarasi damai ini, kata Firman sejalan dengan program Pemkot yakni Perkuatan Keimanan Umat. Dimana kekuatan umat merupakan modal utama menciptakan kedamaian, keadilan dan memajukan demokrasi yang baik di Kota Makassar.

Baca Juga  PJ Sekda Harapkan Output RKPD 2025 Selaraskan Persepsi Guna Wujudkan Visi Misi Makassar

Penguatan umat juga sebagai tanda kota itu kuat dan memiliki integritas tinggi di mata dunia.

“Saya harap melalui deklarasi damai ini bisa menciptakan penguatan umat dari berbagai agama untuk mengawal proses jalannya Pemilu damai dan kedepannya semua orang dapat menjungjung tinggi HAM,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Eksekutif PGI Pusat, Pendeta (pdt) Jimmi Sormin mengaku bersyukur mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Makassar.

Karenanya, ia memilih Kota Makassar sebagai tuan rumah untuk menggelar seminar dan deklarasi damai karena pihaknya mengetahui Makassar merupakan wilayah yang menggambarkan keberagaman sekaligus juga kemajuan di dalam toleransi satu sama lainnya.

Baca Juga  Sudah Sampai di Tingkat Provinsi, PJ Sekda Makassar Harap Dukungan Terkait Tata Ruang RTRW

“Kita lihat dari suku-suku yang ada di sini, kita lihat juga dari ras yang ada, tidak ada intoleran di Makassar semua agama saling menghargai,” tuturnya.

Ia pun berharap kota-kota lain dapat belajar dari Kota Makassar karena Makassar adalah salah satu role model yang mengupayakan perdamaian di tengah-tengah masyarakat dengan berbagai program keagamaan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Makassar.

“Peserta kita banyak dari luar provinsi. Kita mau perlihatkan ini loh Makassar dengan keberagaman yang saling menghargai. Jadi mereka datang juga sambil belajar,” sebutnya.

Seminar agama-agama ini juga merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan oleh PGI setiap tahunnya dengan tujuan merawat keberagaman dan keterikatan antar agama yang menjadi ciri dan juga kekayaan bangsa. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

UPT Museum Makassar Gencar Gelar Museum Keliling, Terbaru di SD Inpres Mariso 3

Pemerintahan

Pertama Kali Jadi Irup, Munafri Ungkap Kesan di Hari Kemerdekaan

Pemerintahan

Salurkan Bantuan Makanan ke Korban Banjir Katimbang, Bukti Kepedulian Dinas Pertanahan Makassar

Bisnis

Ojol Day Pemkot Makassar Berikan Dampak Positif ke Mitra Driver Gojek

Pemerintahan

WCUD 2025, Diskominfo Makassar Gelar Kerja Bakti dan Kunjungi TPS3R

Pemerintahan

Setahun Munafri–Aliyah, 49.209 KK Nikmati Iuran Sampah Rp0 di 14 Kecamatan

Pemerintahan

Ini Alasan Danny Pomanto Usung MakaVerse di Rakorsus 2022

Pemerintahan

Pembebasan Lahan TPA Antang Tak Kunjung Terealisasi, Dewan: Tanggung  Jawab Pemkot