Home / Pemerintahan

Selasa, 18 Oktober 2022 16:37- WIB

Longwis, Cara Cerdas Kota Makassar Hadapi Krisis Pangan Global

Merata.net, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut Lorong Wisata bisa menjadi alternatif untuk meminimalisir dampak krisis pangan global yang diprediksi akan terjadi pada 2023.

Untuk itu, Danny Pomanto mengajak warga Makassar untuk memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan untuk budidaya tanaman pangan.

“8 bulan ke depan dunia diprediksi mengalami krisis pangan, maka dari itu lahan kosong kita manfaatkan. Kita tanami tanaman pangan keluarga,” ujar Danny Pomanto saat mengunjungi Longwis Saga di Parang Tambung, Selasa (18/10/2022).

Longwis sendiri merupakan penyempurnaan program Lorong Garden. Di mana lahan kosong atau pekarangan dimanfaatkan untuk budidaya aneka tanaman pangan keluarga.

Baca Juga  Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera: TP PKK Makassar Salurkan Bantuan Pangan

Melalui program Longgar Makassar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mampu mengendalikan laju inflasi. Pasalnya melalui Longgar, tanaman penyumbang inflasi seperti cabai dibudidayakan oleh warga.

“Kita transfomasi sistem pertanian kita melalui Longwis dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan ketahanan, dan mencapai pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Nilai lebihnya, kata Danny Pomanto, Longwis lebih kepada bagaimana fungsi ekonomi dapat berjalan di lorong. Lorong harus bersih dan tertata sehingga memiliki daya tarik agar orang untuk berkunjung.

“Intinya bagaimana masyarakat lorong bisa dapat manfaat ekonomi dari pengunjung. Kalau ada pengunjung lapar kita tawarkan kuliner khas di lorong, kue-kue tradisional, atau jus dari sayur pakcoi atau markisa. Belum lagi kalau ada suvenir di lorong, diharapkan mereka bisa beli langsung dari warga,” kata Danny.

Baca Juga  Ketua TP PKK Makassar Dorong Kolaborasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting

Untuk itu, dia meminta agar warga menjaga kekompakan dan semangat dalam menyukseskan Longwis agar ketahanan ekonomi warga di lorong bisa terasa.

“Kalau lorong sudah bersih dan cantik, terus ada makanan atau oleh-oleh bisa dibeli saya yakin pengunjung akan tertarik di situ fungsi ekonomi akan berjalan di lorong. Fokus benahi Longwisnya, tugas pemerintah hadirkan pengunjung,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lepas 5.000an Peserta Jalan Santai PSBM, Danny : Ajang Pererat Silaturahmi

Pemerintahan

Wali Kota Appi Puji Kontribusi Widya W Syadzwina, Perempuan Makassar Pertama Raih Doktor Komunikasi Sepakbola

Pemerintahan

Pemkot Makassar Canangkan Bulan Budaya, di Taman Macan

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Siap Lanjutkan Pembangunan Mesjid Kubah 99 Asmaul Husnah

Pemerintahan

Pemkot Makassar Terima Bus Sekolah Rakyat dari Kemenhub, Layani Siswa Sekolah Secara Gratis

Pemerintahan

Cawalkot Terpilih Parepare TSM-MO Komitmen Atasi Masalah Banjir Secara Maksimal

Pemerintahan

IMO-Indonesia Apresiasi Keputusan Tegas Menlu Retno Walk Out di Forum PBB

Pemerintahan

HUT ke-77 Tahun Kemerdekaan RI, Andi Sudirman: Semangat Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat