Home / Pemerintahan

Senin, 12 September 2022 22:19- WIB

Kota Makassar Jadi Percontohan Pariwisata Berkelanjutan di Sulsel

Merata.net, MAKASSAR – Makassar saat ini menjadi kota percontohan pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Selatan. Hal itu setelah digelarnya Makassar International Eight Festival and Forum atau Makassar F8 pada 7 September 2022 lalu.

Melalui event itu, Pemerintah Kota Makassar dianggap mampu menciptakan pariwisata berkelanjutan. Hal itu pula dibahas melalui Makassar Tourism Talks di Hotel Gammara, Senin, 12 September 2022.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem mengatakan sampai saat ini gelaran event menjadi daya tarik wisatawan. Lewat itu pula akan berdampak pula pada sektor pariwisata lain.

“Setiap Minggu ini Maksssar ada saja kegiatan besar digelar, baik yang ada artis nasional terus kegiatan pameran. Jadi kita optimis bahwa kegiatan itu akan berdampak positif,” ujar Roem, Senin, 12 September 2022.

Baca Juga  Lepas Bantuan Benih Gratis untuk 100 Ribu Hektar, Gubernur Sulsel : Uang Rakyat, Untuk Rakyat

Roem memaparkan data okupansi kamar hotel di Sulsel, khususnya Makassar telah melebihi capaian nasional.

“Di Sulsel, 51 persen dan nasional 49. Itu kan kalau di Sulsel berarti porsi Makassar berapa, seberapa banyak Makassar memberikan dampak untuk hotel nah,” tambah Roem.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menyampaikan pariwisata memang menjadi salah satu pendongkrak ekonomi. Hal itu terlihat lewat pagelaran F8.

“F8 menjadi salah satu titik trigger kita untuk membangkitkan semua sektor. Karena pariwisata itu hal yang sangat menarik karena bukan kita yang mencari keuntungan tapi uang yang cari kita,” ungkapnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry Launching Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Tamalate

Seiring dengan itu, pariwisata berkelanjutan juga tidak hanya digalakkan melalui event. Danny mengatakan Pemkot juga berfokus memperkenalkan kuliner.

“Salah satu warisan tourism yang paling luar biasa yang diwariskan oleh nenek moyang adalah makanan yang enak. Makanan enak adalah produk kreatifitas paling nyata dari kebudayaan panjang,” ujarnya.

Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga menyebut kabupaten atau kota lain juga mesti meningkatkan sektor pariwisata. Upaya itu bisa dilakukan tidak hanya melalui gelaran event seperti Maksssar.

“Kabupaten dan kota lain harus bisa memperhatikan pariwisatanya. Yang menjadi masalah memang kurang dianggarkan oleh pemerintahnya. Padahal ada banyak potensi seperti budaya,” tukas Anggiat. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Prokopim Kota Makassar Gelar Pelatihan Keprotokoleran, Tingkatkan Kemampuan Staff Dalam Bertugas

Pemerintahan

PJ Sekda Kota Makassar, Hadiri Launching Posyandu Era Baru SPM

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Dikukuhkan jadi Bunda Anak Yatim

Pemerintahan

Pantau Vaksinasi di Kelurahan Lakkang, Camat Tallo: Antusias Masyarakat Luar Biasa

Pemerintahan

Apel Pagi Perdana Pasca Libur Lebaran, ASN Pemkot akan WFH Mulai 9 Mei

Pemerintahan

Revitalisasi Posyandu Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan.

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Sedang Pengecoran Lantai Jembatan Pacongkang

Pemerintahan

Makassar Siap Gelar Pemilihan RT/RW: Polrestabes Terjunkan 400 Polisi Turun Amankan Lokasi TPS