Home / Politik

Rabu, 10 Januari 2024 19:44- WIB

Jusuf Kalla Sebut Negara Butuh Pemimpin yang Tenang dan Tidak Suka Marah-Marah

Jusuf Kalla dalam dialog kebangsaan dan kewirausahaan oleh Ikatan saudagar muslim Indonesia di Hotel Namira, Surabaya.

Jusuf Kalla dalam dialog kebangsaan dan kewirausahaan oleh Ikatan saudagar muslim Indonesia di Hotel Namira, Surabaya.

SURABAYA, Merata.Net – Kurang lebih 35 hari jelang pemilihan presiden, Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), kembali mengingatkan masyarakat Indonesia untuk berhati-hati memilih presiden pada Pemilu 2024, Februari mendatang.

JK menyinggung soal calon presiden yang suka marah-marah.

“Kalau negara ini dipimpin oleh presiden yang suka marah-marah, waduh,” ungkap JK saat menjadi nara sumber diacara dialog kebangsaan dan kewirausahaan yang diselenggarakan Ikatan saudagar muslim indonesia di Hotel Namira , Suarabaya,Jawa Timur, Rabu, (10/1/2024).

JK menambahkan, persoalan bangsa Indonesia cukup banyak. Dengan demikian, dibutuhkan pemimpin yang tenang dan tidak mengedepankan emosi.

Baca Juga  Jelang Lawan RANS Nusantara, Bernardo Tavares Kecewa dengan Hal Ini

“Pemimpin harus punya gagasan, tenang dan tidak emosional,” kata Ketua Umum PMI tersebut.

“Bagaimana kalau berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok itu kepala negara. Jadi harus hati2 betul dalam memilih pemimpin,” imbuh JK lagi.

Ia bahkan mengibaratkan seperti naik bis. Bagi JK, yang menentukan keselamatan penumpang serta cepat tidaknya sampai ditujuan adalah sopir.

“Bagaimana kalai sopir suka marah-marah, kan bisa tabrakan,” sebut JK.

Pada kesempatan sama, JK juga mengungkapkan alasannya memilih pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga  Andi Seto Asapa Hadiri Pelantikan Presiden Prabowo

Menurutnya, AMIN adalah pasangan terbaik dari tiga pasangan tersebut termasuk dalam mencontoh Rasulullah dalam memilih pemimpin.

“Jika kita berpedoman pada Rasulullah itu ada empat. Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fatanah. dan yang paling lengkap adalah pasangan AMIN,” tegas JK.

Olehnya itu JK berharap agar pasangan AMIN terus turun ke masyarakat untuk berkampanye dengan baik. AMIN juga diminta menjelaskan gagasan-gagasan yang akan dilakukan apabila menang.

“Harus memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa AMIN ini adalah pemimpin yang dapat memajukan bangsa ini,” tutup JK. (*)

Share :

Baca Juga

Politik

Pilwalkot Makassar: Pasangan Sehati Dapat Nomor Urut 2

Politik

Kunjungi Street Food Pasar Cidu, Andi Seto Komitmen Majukan UMKM Lokal

Politik

Andi Suharmika dan Keluarga Besar Dukung Appi Jadi Wali Kota Makassar

Politik

Bertarung di Dapil Neraka, Caleg Pendatang Baru, Aris Muflih Berpotensial Menang

Politik

Abdul Wahab Tahir Optimis Golkar Makassar Amankan 3 Kursi di Dapil Dua

Politik

PDIP Makassar Setor Berkas 50 Bacaleg di KPU

Politik

Fadel Tauphan Anshar: Pengusaha, Legislator, Kini Nahkoda KNPI Sulawesi Selatan

Politik

Bacaleg PDIP Syamsu Alam Berkurban 27 Ekor Sapi di Dapil 2 Sulsel dan Probolinggo