MERATA.NET – Musim balap tahun 2025 bagi Jorge Martin adalah mimpi buruk. Datang dengan status juara dunia MotoGP 2024, Aprilia berharap banyak kepada pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut. Namun apa dikata, sepanjang 22 seri balapan, Jorge Martin hanya membalap sebanyak empat kali akibat badai cedera dan naik meja operasi berkali-kali.
Martínator berusaha melupakan kenangan musim terburuk dalam karier balapnya itu. Ia hanya ingin melihat ke depan, fokus pada pemulihan kebugarannya dan mampu berjuang untuk berada di barisan depan.
“Saya baik-baik saja, bekerja keras untuk kembali ke kondisi fisik 100 persen. Sangat senang bisa berada di sini hari ini dalam peluncuran Aprilia baru,” jelas pembalap Spanyol itu dalam peluncuran tim Aprilia untuk 2026.
“Kami telah belajar dari kesalahan masa lalu, baik yang baik maupun yang buruk, dan yang terpenting, kami melihat ke depan. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk kembali menjadi kompetitif.”
Martin yakin dengan RS-GP26 akan mampu membuatnya tampil lebih kompetitif mengingat musim lalu, motor ini mampu mengganggu dominasi Ducati dibeberapa seri akhir.
“Sulit untuk diketahui, kami masih harus memahami apakah motor tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Tapi, pasti akan ada peningkatan. Yang terpenting adalah kami memiliki ambisi untuk berjuang meraih yang terbaik, tetapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi selama musim ini. Motor ini mengakhiri musim dengan performa yang sangat baik dan kami harus memulai dari sana, dengan semangat dan motivasi.
“Kami harus memahami banyak hal dan harus bekerja dengan sangat baik dalam tes untuk menyesuaikan diri dengan Aprilia. Saya yakin ini akan menjadi musim yang hebat. Tujuannya adalah mencoba memperjuangkan gelar juara,” tegasnya. (**)










