Home / Pemerintahan

Kamis, 9 Maret 2023 15:23- WIB

Hari Perempuan Internasional, Wawali Fatma Serukan tidak Ada Lagi Diskriminasi Perempuan

Jakarta, Merata.Net —  Memperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi menyerukan agar tidak ada lagi diskriminasi yang ditujukan kepada perempuan. 

Seruan ini sejalan dengan tema IWD 2023 “Inovasi dan Teknologi untuk Kesetaraan Gender”. 

Fatmawati mengatakan di era perkembangan teknologi modern masih banyak bias perbedaan perlakuan terhadap perempuan. 

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi semua elemen agar tidak lagi menjadikan perempuan sebagai objek eksploitasi. Apalagi saat ini, Fatma melihat peran perempuan di semua sektor sudah mampu berkiprah dan mengambil bagian dalam kemajuan peradaban. 

Artinya, tidak ada lagi stereotip atau anggapan bahwa perempuan tidak mampu dan terbatas dalam pergerakan. 

“Kesetaraan harus dimiliki. Karena, perempuan memiliki kesempatan dan juga kemampuan yang sama di banyak bidang. Kita banyak melihat anggapan bahwa perempuan itu perannya terbatas,” ucapnya.

Baca Juga  Wagub Fatma Kunjungi Posyandu Matahari Gowa: Jaga Komitmen Penurunan Stunting Menuju 19 Persen

Wakil Wali Kota pertama di Kota Makassar ini juga mengatakan kesetaraan gender bukan hal yang tabu lagi untuk dibicarakan dan diperjuangkan. 

Sebab sejalan dengan misi Danny-Fatma yakni restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang ‘sombere’ dan ‘smart city’ untuk semua. 

“Misi kami membuat kota ini dapat dihuni secara nyaman oleh semua orang tanpa adanya diskriminasi gender, usia, golongan suku dan ras,” sebutnya.

Tak hanya itu, Fatmawati juga menyebutkan peran perempuan itu sangat besar dalam menciptakan generasi-generasi penerus untuk kemajuan sebuah kota. 

Khusus di Kota Makassar ini, Kata Fatma, peran perempuan dapat dilihat dalam menyukseskan program Pemkot Makassar seperti  program Jagai Anakta. 

Program ini membutuhkan peran besar seorang perempuan atau ibu dalam menjaga dan mendidik anaknya agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat. 

Baca Juga  Kementan RI Beri Bantuan Bibit Cabai, Fatmawati Rusdi: Terima Kasih Sudah Dukung Pengembangan Lorong Wisata

Selanjutnya, peran perempuan bisa juga dilihat pada sektor ekonomi program Pemkot Makassar, yakni Lorong Wisata. Kebangkitan awal 1.096 lorong di Kota Makassar 90 persen dilakukan oleh perempuan. 

Mulai penataan lorong, penanaman bibit, merawat, memanen hasil lorong hingga menghasilkan uang untuk kehidupan sehari-hari.

Ini menjadi bukti peran perempuan tidak hanya lingkup kecil saja namun dapat membangkitkan perekonomian dari bawah. 

Karenanya, Fatma berharap di Hari Perempuan Internasional Tahun 2023 ini, perempuan banyak diberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengambil peran dalam mendukung program Pemkot Makassar.

“Tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan. Saya tekankan itu. Saya ajakki semua perempuan di Kota Makassar untuk bisa lebih berkontribusi, mengasah skill dan mengawal program Pemkot Makassar. Dan juga menunjukkan kemampuannya bahwa perempuan tidak lemah dan bisa melakukan banyak hal,” harapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

PPKM Level 3, 2 dan 1 Ditetapkan di Sulsel Periode 15-28 Februari 2022 , Ini Pesan Andi Sudirman

Pemerintahan

Bapenda Sulsel Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Kedua

Indonesiaku

Kadis Perumahan Makassar: Tagihan Listrik Rusunawa Menunggak Harus Bayar di Kantor

Pemerintahan

Pj Gubernur Sulsel: ASN Tidak Boleh Berkampanye

Pemerintahan

Presentasi di Depan Dirjen Tata Ruang, Plt Gubernur Sulsel Bahas Ini

Pemerintahan

Pemkot Makassar Gelar Shalat Idul Adha 1443/ 2022 di Lapangan Karebosi Makassar

Pemerintahan

Rakor Tindak Lanjut Aset Pemerintah, Wakil Wali Kota Makassar: Kita Butuh Action Plan

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Tuntaskan Tangani Jalan Rusak di Antang, Warga: Terima Kasih Pak Gubernur