Home / Politik

Senin, 1 September 2025 06:33- WIB

Giliran Eko Patrio dan Uya Kuya yang Dinonaktifkan di DPR RI

JAKARTA, Merata.Net – Giliran Partai Amanat Nasional (PAN) resmi nonaktifkan kadernya yang duduk di DPR RI yaitu, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, dan Surya Utama atau Uya Kuya.

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” kata Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, dalam keterangan resminya, Minggu (31/8/2025).

PAN menyatakan berkomitmen menjaga kehormatan, disiplin, serta integritas wakil rakyat yang berasal dari PAN dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional di DPR RI.

Baca Juga  Memukau Saat Debat, Ilham Fauzi Dorong Insentif Tambahan untuk Guru

“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva

Dia meminta masyarakat percaya bahwa Presiden Prabowo akan menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

Dalam siaran pers itu, PAN yang lahir dari rahim reformasi menyatakan bakal tetap terus memegang teguh untuk merealisasikan nilai-nilai reformasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

PAN juga berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermanfaat buat masyarakat secara langsung.

Baca Juga  Spesial HUT Pasangkayu, Tim Bersih-bersih Masjid PHS Bersihkan 40 Masjid

Perjuangan PAN di lembaga legislatif juga akan tetap menjaga komitmen dan tugas-tugas konstitusional untuk fungsi legislasi, penganggaran, dan kontrol serta pengawasan, agar pemerintahan dan tata kelola Negara dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berdampak pada kemajuan dan kemakmuran bangsa.

“Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” pungkasnya. (**)

Share :

Baca Juga

Politik

Jelang Pemilu, Andi Tenri Uji Gencar Sambangi Warga dari Rumah ke Rumah

Pemerintahan

IMO-Indonesia Apresiasi Keputusan Tegas Menlu Retno Walk Out di Forum PBB

Pemerintahan

Potret Sengketa Pilpres 2024, Dua Kubu Lawan Satu Siapa Menang?

Politik

Kampanye Bareng Rezki, Fatmawati: Kalau Pilih Andalan Hati Maka Pasti Sudah Sehati

Politik

Blusukan dari Pasar ke Mall, Ilham Fauzi Dorong Penguatan Ekonomi Berkelanjutan

Pemerintahan

Reses Kedua, Nunung Dasniar Minta Pemkot Makassar Perhatikan Wilayah Rawan Banjir

Kriminal

Pengamat Hukum Nilai Gugatan Dinasti Politik Bukan Obyek dan Kompetensi Pengadilan TUN

Politik

Kampanye Pemilu 2024: Gerindra Makassar Sosialisasikan Program dari Prabowo-Gibran