Home / Ekonomi / Pemerintahan

Kamis, 20 Juni 2024 22:39- WIB

Gerakan Revolusi Demokratik Tuntut DPRD dan Pertamina Berantas Mafia BBM di Sulsel

MAKASSAR, Merata.Net – Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Provinsi Sulsel dan PT Pertamina Regional 7 Sulsel pada Kamis, (20/06/2024). Aksi tersebut terkait dengan maraknya praktik mafia BBM bersubsidi jenis solar di wilayah Sul-Sel.

Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan bertuliskan “DPR & APH LEMAH, MAFIA MIGAS SEMAKIN KUAT”.

Jenderal Lapangan, Doni mengatakan bahwa permainan mafia BBM telah mengakibatkan kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di kalangan masyarakat.

Menurutnya, BBM bersubsidi jenis solar yang seharusnya diperuntukkan bagi para petani dan nelayan, disalahgunakan oleh mafia BBM untuk keuntungan pribadi.

“Kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar sudah terjadi berulang kali di kalangan masyarakat akibat permainkan mafia BBM yang semakin meningkat di wilayah Sulsel,” ujar Doni.

“DPR dan aparat penegak hukum seolah tak berdaya dalam memberantas pelaku mafia migas,” tambahnya.

Selang beberapa jam kemudian massa aksi ditemui oleh perwakilan dari DPRD Provinsi Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis untuk melakukan audiensi.

Baca Juga  Dinkes Kota makassar gelar Sosialisasi Keluarga Sehat kepada Petugas Promkes dan Kader Puskesmas

Dalam audiens tersebut, Gerakan Revolusi Demokratik (GRD) mendesak DPRD Provinsi Sul-Sel untuk segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menginvestigasi permainan mafia BBM bersubsidi jenis solar di wilayah Sul-Sel.

Perwakilan DPRD Provinsi Sulsel menyampaikan akan melakukan penyampaian ke Komisi D DPR untuk menindaklanjuti tuntutan dari GRD.

Usai di DPRD Provinsi, massa aksi melanjutkan aksi unjuk rasa di PT Pertamina Regional 7 Sul-Sel di Jalan Garuda.

Massa aksi mendesak Direktur PT. Pertamina Regional 7 Sulsel untuk segera menindak tegas permainan para pelaku mafia BBM.

“Kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di tengah masyarakat perlu menjadi perhatian khusus dari PT Pertamina Regional 7 Sul-Sel untuk melakukan evaluasi monitoring terhadap setiap SPBU yang ada di wilayah Sul-Sel. Sehingga distribusi BBM bersubsidi itu benar-benar sampai kepada masyarakat yang lebih membutuhkan,” pungkasnya.

Baca Juga  Konferensi Tahunan Ahli Uroligi di Sulsel, Andi Sudirman: Bersama Bersinergi

“Direktur PT Pertamina Regional 7 Sul-Sel jangan bungkam dengan persoalan ini. Karena praktik mafia BBM bersubsidi telah merugikan keuangan negara dan juga masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, GRD juga mendesak PT Pertamina Regional 7 Sul-Sel untuk mengevaluasi boss William pemilik PT. Wisan Petro Energi dan Santo yang diduga menjadi otak dari bisnis mafia BBM tersebut.

“Kami juga meminta kepada PT Pertamina Regional 7 Sul-Sel untuk mengevaluasi PT. Wisan Petro Energi beserta pemiliknya yang diduga mengambil BBM bersubsidi jenis solar lalu memperjualbelikan ke industri besar secara ilegal,” tutupnya.

Sebelum membubarkan diri, massa aksi juga menegaskan kepada PT Pertamina Regional 7 Sulsel bahwa akan ada aksi unjuk rasa lanjutan sampai DPRD Provinsi Sulsel membentuk Pansus untuk menginvestigasi permainan mafia BBM yang berimbas pada kelangkaan BBM bersubsidi di kalangan masyarakat. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dana Hibah Pemkot Makassar Dukung Pembangunan Masjid: Diskominfo Serahkan 100 Juta Rupiah

Ekonomi

Biro Umum Berikan Fasiltas Gerai di Kantor Gubernur Sulsel Untuk Produk UMKM

Pemerintahan

Musrenbang 2025: Munafri-Aliyah Fokus pada Program Prioritas Infrastruktur di Pulau

Pemerintahan

Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Pemerintahan

Dispora-Polrestabes Makassar Gelar Lantang Bangia Run Race

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Tinjau Mess Pemkot di Jakarta, Minta Fasilitas Dikelola dengan Baik

Pemerintahan

PHRI Sulsel dan Pemprov Dorong Sektor Pariwisata Terus Bergeliat

Pemerintahan

Danny Pomanto Paparkan 10 Peluang Investasi Kota Makassar di Los Angeles Business Meeting