Home / News

Senin, 7 September 2026 15:11- WIB

Front Mahasiswa Pinggiran Mendatangi kantor PLN UID Sulselbar

MAKASSAR, Merata.Net – Front Mahasiswa Pinggiran (FMP) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PLN UID Sulselrabar, Jl Hertasning, Makassar, Senin (07/09/2026).

Aksi FMP itu sebagai bentuk keresahan dan keprihatinan terhadap pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar dan sekitarnya.

Koordinator aksi Maulana menyebutkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, Telah diamanahkan kepada perusahaan listrik negara itu selaku penyelenggaraan ketenagalistrikan di Indonesia.

Bahwa adanya penurunan debit air di sejumlah PLTA akibat kondisi kemarau yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir bukan jadi alasan utama.

“PLN seharusnya memiliki langkah antisipasi dan skenario pengamanan pasokan listrik yang memadai agar masyarakat tidak terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari persoalan sistem kelistrikan ini,” ujar Maulana

Baca Juga  PHRI dan IHGMA Sulsel Kumpulkan Donasi Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT

Front Mahasiswa Pinggiran akan menyampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut:

PERTAMA; Mendesak PLN segera menghentikan pemadaman listrik bergilir yang merugikan dan mengganggu aktivitas masyarakat Kota Makassar.

KEDUA; Mendesak PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan manajemen kelistrikan Sulselrabar, termasuk perencanaan pasokan, pemeliharaan pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi.

KETIGA; Mendesak PLN melakukan antisipasi terhadap kondisi musim kemarau, khususnya terhadap potensi penurunan kemampuan pembangkit yang bergantung pada kondisi hidrologi.

KEEMPAT; Mendesak PLN mengoptimalkan seluruh sumber pembangkit yang tersedia sesuai kemampuan teknis dan kondisi sistem, sehingga tidak terjadi ketergantungan berlebihan terhadap satu jenis pembangkit.

KELIMA; Mendesak PLN memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat mengenai penyebab pemadaman, kondisi sistem, kapasitas pembangkit, serta langkah penyelesaian yang sedang dilakukan.

Baca Juga  Semangat HUT RI ke-81, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim

KEENAM; Mendesak adanya evaluasi terhadap kinerja General Manager PLN UID Sulselrabar.

KETUJUH; Mendesak pencopotan General Manager PLN UID Sulselrabar apabila berdasarkan evaluasi terbukti terdapat kegagalan manajerial dalam mengantisipasi dan menangani persoalan kelistrikan yang berdampak kepada masyarakat.

Nick Rendra Setiawan, Manager Komunikasi Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Hidup PT PLN (Persero) UID Sulselrabar hadir langsung menerima aspirasi Front Mahasiswa Pinggiran (FMP) tersebut menjelaskan bahwasanya saat ini pihaknya masih  melakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan yang berdampak pada pengaturan/pemadaman listrik bergilir.

Nick juga menjelaskan pasokan listrik bantuan kincir angin Jeneponto yang menurutnya kurang pasukannya akibat kurangnya angin.

“Sampai sekarang belum bisa memastikan kapan berhentinya pemadaman bergilir. Tetapi akan mengupayakan segera,” ujar Nick Rendra kepada pengunjuk rasa. (*)

Share :

Baca Juga

News

Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa di Fly Over

News

Transnusa Airlines Tetap Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

News

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News

Claro Makassar Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

News

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Sulsel Padat Antrian Kendaraan

News

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Menkeu

News

Update – Dampak Gempa M7.7 NTT, Lebih dari 40 Warga Meninggal Dunia

News

Subhan Mappaturung Raih Penghargaan Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2026