Home / Pemerintahan

Senin, 18 Juli 2022 22:26- WIB

Dukung Proyek Nasional, Pemkot Makassar Komitmen Jalur Kereta Api Berdesain Lintas Layang

Merata.Net, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menegaskan bahwa Pemkot Makassar tidak pernah menolak pengerjaan jalur kereta api Makassar-Pare-pare. Justru Pemkot Makassar mendukung penuh proyek pembangun nlstrategis nasional tersebut.

Hanya saja, Danny Pomanto meminta Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan untuk menilik kembali komitmen awal yang telah disepakati mengenai desain jalur kereta api, yakni menggunakan jalur lintas layang (elevated) bukan di atas permukaan tanah.

“Kami paham tentang pentingnya kehadiran kereta api di Makassar. Dukungan pertama yang paling jelas adalah dari Pemkot Makassar. Saat itu disepakati rel kereta api elevated, bukan landed atau di permukaan tanah. Maka tidak benar opini soal menolak pembangunan kereta api,” ujar Danny Pomanto saat konferensi pers di DPRD Makassar, Senin (18/7/2022).

Baca Juga  Pemkot dan Polrestabes Makassar Mantapkan Sinergi Wujudkan Kota Aman dan Melayani

Danny Pomanto menyebut jika jalur kereta api dibangun dengan desain di atas permukaan tanah maka akan menyalahi Perda Kota Makassar No.4 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.

“Semuanya sudah diatur di RTRW kita, kami menilai kalau landed akan bermasalah karena pelanggaran. Lagipula akan menyengsarakan warga,” kata Danny.

Jika pengerjaan landed dilakukan maka akan memberi dampak negatif di bidang ekonomi, ekologis, dan sosial kemasyarakatan. Seperti di antaranya persoalan banjir yang akan meluas dan memicu kisruh persoalan pembebasan lahan.

“Kalau dibangun seperti itu (landed), persoalan banjir di Makassar akan semakin meluas. Kalau elevated, drainase kita tetap jalan. Lahan yang digunakan juga sedikit, lebar sekitar 5 meter. Kalau landed sudah banyak diambil lahan, bisa sampai 50 meter, dan bisa ganggu sistem drainase kita,” ujar Danny.

Baca Juga  Danny Pomanto Jalani Pemeriksaan CT Scan di RSUD Makassar, Usai Terpapar COVID-19

” Makanya kita siapkan di Makassar untuk persiapan alur elevated di arteri kami. Kami sudah siapkan alurnya. Kita sudah bahas 10 tahun. Yang kami pertanyakan desain kereta api yang tidak memiliki konsep yang jelas, dan tidak melibatkan Pemkot Makassar, tiba-tiba langsung mau diputuskan, pembahasan AMDAL nya saja tidak transparan,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara Ketua DPRD Makassar, Rudiyanto Lallo menyebut pihaknya juga mendukung proyek strategis nasional ini dan juga menegaskan keberpihakannya terhadap kepentingan warga Makassar.

“Setelah mendengar penjelasan Wali Kota (soal jalur kereta api), kita dukung Wali Kota, berangkat dari aturan dan dampaknya kepada warga,” tuturnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Siapkan Bantuan 18 Unit Kapal Nelayan, Gubernur: 15 Unit Dibuat di Bulukumba

Pemerintahan

Munafri Komitmen Siapkan Solusi Bertahap Atasi Masalah Listrik di Kepulauan

Pemerintahan

Pj RT-RW Jadi Amil Zakat Perorangan, Wali Kota Danny Harap Tingkatkan Mitigasi Sosial

Pemerintahan

Pertama Kali Jadi Irup, Munafri Ungkap Kesan di Hari Kemerdekaan

Pemerintahan

Wawali Fatma : Penanganan Stunting “PR” Urgent Bagi Pemerintah Kota Makassar

Pemerintahan

Danny Pomanto Target WTP untuk Laporan Keuangan Pemkot Makassar 2023

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Sidak Pelayanan di Balai Kota, Temukan Ruangan Tanpa Pegawai

Pemerintahan

Bapenda Makassar Tawarkan Promo Cashback Bayar PBB Lewat OVO