Home / Pemerintahan

Rabu, 18 Mei 2022 14:36- WIB

Dinas Kebudayaan Yogyakarta Pamerkan Jejak Pangeran Diponegoro di Museum Kota Makassar

Makassar, Merata.Net – Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pameran kontemporer bertajuk Jejak Pangeran Diponegoro. Kegiatan itu berlangsung di Museum Kota Makassar, Rabu (18/05/2022).

Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Kota Makassar dalam pameran ini. Keduanya berkolaborasi mengingat adanya memori kolektif dari Pangeran Diponegoro di dua daerah tersebut.

Pangeran Diponegoro diketahui merupakan tokoh yang telah menjadi Pahlawan RI yang melakukan perjuangan di Yogyakarta (dan sebagian wilayah Pulau Jawa lainnya). Sedangkan ia menghabiskan hidupnya dalam waktu yang cukup panjang dalam pengasingan di Makassar hingga wafat dan dimakamkan di kota ini.

Pameran ini ditujukan untuk menyemarakkan Hari Museum Internasional yang jatuh pada 18 Mei 2022. Juga Hari Kebudayaan Kota Makassar yang diperingati pada 1 April 2022.

Baca Juga  Sambut HUT Kota Makassar ke-417, Disdag Gelar Operasi Pasar Murah

Pameran ini terbagi menjadi empat bagian. Bagian pertama menampilkan sosok Pangeran Diponegoro, tentang perjalanan hidupnya sejak lahir hingga wafat, dan Perang Diponegoro atau disebut juga Perang Jawa.

Bagian kedua terkait dengan sumber-sumber tradisional tentang sejarah Pangeran Diponegoro dan Perang Jawa, yaitu Babad Diponegoro dan beberapa babad setipe lain (yang sering disebut babad Diponegaran). Terkait dengan babad-babad tersebut juga disajikan upaya-upaya pelestarian nilainya yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah.

Koleksi untuk pameran diambil dari beberapa museum di Yogyakarta, juga dari komunitas. Selain objek, beberapa foto juga disajikan terkait dengan situs dan monumen-monumen yang ada di bekas lokasi peristiwa terkait Diponegoro dan Perang Jawa.

Baca Juga  Longsor di Poros Malino, Andi Sudirman : Dinas PUTR Sulsel Segera Tangani

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi berharap pameran ini menjadi motivasi bagi masyakarat khusunya guru untuk lebih mengenang para pahlawan. Dan lebih banyak lagi yang berkunjung ke museum.

“Seperti guru-guru sekolah dapat memanfaatkan museum sebagai bagian dari metode pelajaran di luar sekolah,” jelas Dian Lakshmi Pratiwi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan yang telah mau bekerjasama menggelar kegiatan ini. “Kita berkolaborasi dengan manis sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Herfida Attas. Sedangkan peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa hingga pencinta seni. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Jadi Pembicara Kunci Prominent Leaders Academy Program MIPI

Pemerintahan

Hadiri Sertijab Panglima Komando Operasi Udara II, Danny Pomanto : Bersama Bangun Makassar

Pemerintahan

Mei 2024, DLH Jadi OPD Terbanyak Diadukan Masyarakat Lewat SP4N Lapor

Pemerintahan

Rekonstruksi Burung-Burung dan Bili-Bili di Gowa Progres Penanganan Bahu Beton

Pemerintahan

Menteri Sosial RI Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel

Kriminal

Ketua KPK Dorong Efek Jera Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi & Hak Politik

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Sambut Kedatangan Studi Banding Pemkot Bontang

Pemerintahan

Pj Gubernur Imbau Petugas TPS Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan Tim Satgas Kesehatan Pemilu