Bandung, Merata.Net – Dewan pimpinan daerah Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (DPD HILLSI) Jawa Barat periode 2021-2026 resmi dilantik pagi tadi , Senin (21/03/2022).
Acara yang di rangkaian Raker yang di laksanakan di Arion Swiss-belhotel Bandung mengambil tema “Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Sambut Bonus Demografi”.
Setelah melantik pengurus Jawa Barat, Ketua Umum DPP HILLSI Amir Bakriyadi dalam sambutannya mengatakan LPK jangan hanya terfokus kepada dana daerah dalam pengembangan SDM, Mari
kita memanfaatkan alokasi dana desa atau ADD untuk kemajuan Lembaga pelatihan kerja (LPK).
Amir Bakriyadi menambahkan, “Jawa Barat sebagai provinsi populasi terbesar di Indonesia, HILLSI pusat mengharapkan LPK yang ada bisa menghasilkan lebih banyak lagi tenaga terampil dalam menghadapi bonus demografi dengan mengsinergikan program pemerintah yang berjalan”
“DPP siap mem- back up untuk pengembangan penempatan tenaga kerja baik di dalam dan luar negeri yang siap bersaing di dunia usaha dan industri dengan cara kolaborasi tingkatkan kompetensi menyambut bonus demografi “. Tambah AB sapaannya.
Sementara itu Kadisnakertrans Jabar, Rachmat Taufik Garsadi menghadiri acara ini berharap, melalui kegiatan ini dapat menghasilkan gagasan-gagasan yang strategis dan presisi dalam rangka mengawal dan memajukan LPK.
Hal senada juga di sampaikan Tatang Tayukdin ketua DPD HILLSI Jawa Barat mengatakan “bonus demografi sebagai tantangan di tanah Pasundan mengingat pertumbuhan penduduk disini terbesar di Indonesia, maka perlu kami sebagai pengelola LPK akan menciptakan skill untuk membuka usaha ataupun menjadi pekerja yang produktif”.
Turut hadir dalam acara ini Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Jabar. Rudi Rudibillah serta jajaran dari pengurus DPD HILLSI Jawa Barat.
Di ketahui DPD HILLSI Jawa Barat terdiri dari 27 DPC dengan anggota sekira 1.620 LPK se-Jawa Barat. Ada 54 jenis program pelatihan yang didukung ribuan instruktur profesional. (Jul)










