Home / Olahraga

Jumat, 4 Maret 2022 08:49- WIB

Disorot Tolak Ikut Solidaritas Ukraina, Pemain Persib Mohamed Rashid Bilang Gini

Merata.Net – Pesepakbola Persib Bandung Mohamed Rashid tengah disorot setelah menolak memegang spanduk yang berisi pesan dukungan solidaritas atas Ukraina.

Beredarnya foto yang memperlihatkan Rashid berdiri cukup jauh dari rekan-rekannya sesama pemain yang membentangkan spanduk “Stop War” tersebut saat melawan Persija (1/3/2022) lalu.

Pemain berpaspor Palestina tersebut menjadi bahan perbincangan di media sosial. Tak sedikit netizen yang memaklumi pilihan sang pemain lantaran diketahui Palestina masih mengalami penjajahan dari Israel namun tak mendapat perhatian dunia seperti Ukraina.

Baca Juga  Akhir Penantian 120 Tahun: Crystal Palace Juara FA Cup 2025
Tangkapan layar insta story @moerashid95

Mengetahui fotonya viral dan jadi perbicangan, pemain timnas Palestina itu pun merespon dengan mengunggah ulang beberapa foto yang memperlihatkan dirinya tidak memegang spanduk sebelum pertandingan di akun instagramnya

Baca Juga  Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Kalahkan Atletico Bilbao 2-0

“Hentikan semua kekerasan di dunia,” tulis Rashid singkat pada insta story @moerashid95.

Pemain dengan nomor punggung 74 tersebut saat ini menjadi pilihan utama pelatih Robert Rene Alberts. Di BRI liga 1 2021/2022, Rashid telah bermain 22 kali dan mencetak enam gol dan dua assist. (*)

Share :

Baca Juga

Olahraga

PSM Makassar Pulangkan Andy Harjito ke Borneo

Olahraga

Soal Hukuman dari Komdis PSSI, Berikut Pernyataan Resmi PSM Makassar

Olahraga

Sekda Makassar, Andi Zulkifly Buka Turnamen Mini Soccer Pemkot Makassar

Komunitas

BW Group Perkuat Silaturahmi dengan Jurnalis Makassar Lewat Pertandingan Sepak Bola Mini

Olahraga

Disaksikan Bupati Fahsar, Persibone Menang 6-0 Lawan Persigowa di Liga 3 Zona Sulsel

Olahraga

FOTO: Epic Comeback Setan Merah di Derby Manchester

Olahraga

Borneo FC Beberkan Penyebab Erwin Gutawa Batal Gabung

Hiburan

Panitia Benteng Kupa Kejurnas Rally Wisata Silaturahmi dengan Waketum IMI Pusat Ananda Mikola