Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Minggu, 21 November 2021 14:55- WIB

Dilelang Desember, Pembangunan PLTSa Makassar Masuki Tahap Finalisasi Dokumen Tender

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Foto/int

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. Foto/int

MAKASSAR, MERATA.NET – Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kota Makassar berencana dilelang pada Desember nanti. Sejumlah tahapan sebelum membuka lelang untuk mencari investor kini telah dirampungkan.

Demikian disampaikan Kepala DLH Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady. Progresnya, kata dia, sudah masuk pada tahap finalisasi dokumen lelang atau dikenal dengan Request for Proposal (RAP).

“Sudah tahap akhir,” singkat wanita yang akrab disapa Puspa ini saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Puspa memastikan lelang tender proyek PLTSa Makassar ini akan berjalan sesuai rencana. Selanjutnya, pihaknya sisa menunggu instruksi dari Wali Kota, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sebagai pengambil kebijakan.

Baca Juga  Mendag Zulkifli Hasan Hadiri Kongres Arsitek ASEAN di Makassar

“Kita tinggal menunggu perintah dari pak Wali jika sudah siap untuk dilakukan lelang investasi,” ungkap Puspa.

Kepala DLH Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady. Foto/int

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menargetkan lelang investasi PLTSa akan dilakukan di akhir Desember 2021. Tahun 2022 sudah masuk tahap desain, tahun 2023 percobaan operasional dan 2024 sudah beroperasi penuh.

“Sepakat juga teman- teman dari ITB, LIPI, teknologi dari seluruh dunia ternyata kita tepat sekali mengantisipasinya. Jadi kita sebenarnya sudah matang. Tinggal timnya saja saya bentuk,” jelas Danny Pomanto.

Baca Juga  Semarak Warna-warni Budaya, Tarian dan Busana Nusantara Ditampilkan di Hari Kebudayaan Makassar

PLTSa, kata Danny, diperlukan mengingat daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa melebihi kapasitas. Bahkan, tumpukan sampah tersebut dikatakan sudah mencapai 15 meter.

Tak hanya itu, Danny juga menegaskan kehadiran PLTSa tidak akan menghilangkan peran bank sampah. Pasalnya, program tersebut dinilai bermanfaat.

“Meskipun ada teknologi nanti, Bank sampah tak akan dihapus. Karena itu yang memperkuat pengelolaan sampah nantinya,” tukas Danny. (Gun/Rik)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Dirlantas Polda Sulsel: Perbaikan jalan 60 Km, Poros Maros-Bone, Camba Kappang Bakal Alami Perlambatan Arus

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Hadiri Khitanan Massal Masjid Multazam, Tingkatkan Kepedulian Warga

Pemerintahan

Pesantren As’adiyah Siapkan Lahan 100 Hektare untuk Pertanian dan Peternakan, Dukung Program Ketahanan Pangan

Indonesiaku

Bantu Percepatan Vaksinasi Ditlantas Polda Sulsel Gelar Vaksinasi di Kantor Samsat Makassar

Ekonomi

Pantau Harga Bahan Pokok, Gubernur Sulsel Sambangi Pasar Sentral Malino

Pemerintahan

Komisi A Minta Pembahasan Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Ditunda Hingga 2022

Bisnis

Bumi Karsa Raih Sertifikat ASEAN Engineer Register Pada CAFEO Ke-41

Pemerintahan

Pemprov Sulsel-BPIP Komitmen Penguatan Ideologi Pancasila