Home / Pemerintahan

Rabu, 28 September 2022 19:44- WIB

Danny Pomanto Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI, Kontribusi Terbesar Permohononan KI

Merata.net, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meraih penghargaan dari Kementerian Hukum & HAM (Kemenkumham) RI atas kontribusinya dalam pengajuan kekayaan intelektual.

Penyerahan penghargaan berlangsung pada acara Yassona Mendengar yang dihelat oleh Kemenkumham RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum & HAM RI, Prof Yassona H. Laoly kepada Wali Kota Danny Pomanto di Hall Andi Pangerang Petta Rani, Universitas Negeri Makassar, Rabu (28/09).

Penghargaan yang diterima Danny Pomanto atas keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam mengajukan permohonan kekayaan intelektual dengan jumlah tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020 – 2021.

“Pemerintah Kota Makassar peduli pada perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini penting untuk melindungi karya intelektual di berbagai bidang sekaligus memotivasi para inovator untuk terus berkarya,” kata Danny.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tinjau RSUD Daya Pastikan Pelayanan Berjalan Baik

Sedikitnya, ada lima kekayaan intelektual yang dicatatkan oleh Kementerian Hukum & HAM RI yang berasal dari Pemerintah Kota Makassar. Diantaranya, Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Ekspresi Budaya Tradisional untuk Kondo Buleng Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional verbal tekstual – prosa, teater – sandiwara rakyat terbuka.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Badik Makassar dengan jenis ekspresi budaya tradisional seni rupa – tiga dimensi. KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional Pepe’ Pepeka ri Makka dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – tarian.

KI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional A’raga dengan jenis ekspresi budaya tradisional gerak – permainan. KI Komunal Pengetahuan Tradisional untuk Coto Makassar dengan jenis pengetahuan tradisional kemahiran membuat kerajinan tradisional – makanan/minuman tradisional – moda transportasi tradisional.

Baca Juga  TP PKK MAKASSAR BORONG PENGHARGAAN HKG KE – 50 TP PKK SULSEL

“Saat ini pengajuan hak cipta dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi,” kata Menteri Yassona.

Ia mendorong pelaku ekonomi kreatif, dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk mendaftarkan hak cipta atas karya intelektual mereka untuk menghindari aksi plagiat yang dapat merugikan pemilik karya intelektual.

Melalui kegiatan ini, Menteri Yasonna juga menyadarkan masyarakat bahwa melindungi KI sangat penting karena keberadaan KI dapat menjadi sumber peningkatan penghasilan dan memberikan manfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Disdag Sulsel Gelar Rakor Jaga Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Pemerintahan

PJ Sekda Makassar Tanda Tangani Komitmen Bersama Wujudkan Pemilu Sejuk dan Damai

Pemerintahan

Kota Makassar Jadi Percontohan Pariwisata Berkelanjutan di Sulsel

Pemerintahan

Dilantik Besok, Siapa Saja Kandidat Kuat Jabat Kepala Dinas di Pemkot Makassar?

Komunitas

PMI Makassar Beri Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Tallo

Pemerintahan

Pj Sekda Sulsel Pastikan Pemenuhan Pangan dan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor

Pemerintahan

Danny Pomanto Jawab Masukan Dewan, Perintahkan SKPD Bekerja Sesuai Tupoksi

Pemerintahan

Rembuk Stunting 2022, Makassar Target Zero Stunting 2024