Home / Pemerintahan

Selasa, 19 Maret 2024 22:13- WIB

Danny Pomanto Jelaskan Makassar Menuju Low Carbon City dalam Forum CCBO

MAKASSAR, Merata.Net – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus berkomitmen membawa Makassar menjadi Low Carbon City.

Hal itu disampaikan dalam forum USAID Clean Cities Blue Ocean (CCBO) di Makassar, Selasa, (19/03/2024).

Danny Pomanto–sapaan akrabnya– mengatakan sudah banyak program Pemkot Makassar untuk mensupport kota dengan rendah karbon itu.

Seperti, baru-baru ini, pihaknya meminta seluruh camat dan lurah diminta untuk memasukkan data potensi retribusi sampah yang ada di wilayahnya masing-masing.

Ia ingin menata ulang manajemen persampahan Kota Makassar. Retribusi sampah untuk kategori bisnis dan industri harus mendapat intervensi karena potensinya cukup besar dibandingkan sampah kategori rumah tangga.

Selain itu, tahun ini Danny juga akan memasang banyak panel surya di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan juga di sekolah-sekolah.

Tercatat, sekitar 500 lebih gedung yang siap dipasangi panel surya termasuk kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Raih Satyalencana Wira Karya, Kepala Bappeda Makassar Sampaikan Selamat

Juga ada transportasi publik listrik dan ramah lingkungan Commuter Metromoda (Co’mo). Timnya sedang mempersiapkan Co’mo dengan mesin dan desain yang lebih baik dari sebelumnya.

Uniknya baterai Co’mo sudah menggunakan sumber dua panel surya sehingga mampu mengisi daya secara mandiri tanpa listrik PLN.

Di dalam Longwis ada program bank sampah dan secara keseluruhan ada 21 konten, termasuk adanya pemberdayaan ekonomi dan sirkulasi ekonomi.

Meski, wali kota dua periode ini menyebut masih ada tantangan besar lainnya yakni soal kesadaran masyarakat dalam persampahan.

Ia bilang, Kota Makassar hanya bersih dalam dua jam pada pagi hari yang mana diberishkan oleh petugas kebersihan. Setelah itu tidak lagi.

Olehnya dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menyadarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan berani untuk memilah sampahnya untuk diolah.

Baca Juga  Telkomsel dan Zoom Berkolaborasi Hadirkan “CloudX Meeting 2.0” untuk Ciptakan Proses Kerja Virtual yang Lebih Produktif

Dia berharap kerja sama dengan USAID terus berlanjut demi mewujudkan Makassar yang bersih dan Low Carbon City di masa depan.

“Kita bersyukur USAID selalu mensupport Pemkot Makassar. Apa yang saya bangun, seperti menata kembali sistem retribusi persampahan, sistem collecting yang disempurnakan, kesadaran masyarakat yang perlu ditingkatkan. Itu semua menjadi doa yang terjawab atas kolaborasi dengan USAID ini,” harapnya.

Sama halnya dengan Direktur Misi USAID Indonesia Jeffrey P. Cohen. Ia antusias dengan kolaborasi ini.

“Saya senang program ini melengkapi inisiatif lingkungan bapak wali kota. Saya berharap terus melanjutkan kemitraan dengan Makassar,” pesannya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wadahi Minat Atlet, Danny Bakal Bangun Sport Center

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Menang Kasasi di MA atas Sengketa Lahan Seluas 52 hektare di Manggala

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Gelar Ceria Ramadan Bersama Andalan, Beragam Lomba Terbuka untuk Masyarakat

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Kunjungi Titik Banjir Terparah di Luwu

Pemerintahan

Disdag Sulsel Gelar Rakor Jaga Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Pemerintahan

Lelang Kendaraan Dinas Pemkot Makassar Dibuka: Ini Jadwal dan Syaratnya

Komunitas

IMO-Indonesia Apresiasi Video Satgas 53 Kejagung Jelang Pemilu 2024

Pemerintahan

Damkar Makassar Lakukan Penyemprotan Echo Enzim di TPA Antang