Home / Pemerintahan

Sabtu, 6 Januari 2024 13:51- WIB

Chalodo, Cokelat Khas Masamba yang Tembus Pasar Arab Saudi

Pj Gubernur saat mengunjungi pabrik cokelat Chalodo di Masamba, Luwu Utara.

Pj Gubernur saat mengunjungi pabrik cokelat Chalodo di Masamba, Luwu Utara.

LUWU UTARA, Merata.Net – Kabupaten Luwu Utara dikenal sebagai salah satu penghasil Kakao terbesar di Indonesia. Banyak warga menggantungkan hidup sebagai petani kakao.

Untuk melihat perkembangan industri kakao di daerah ini, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin, dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, mengunjungi Pabrik Cokelat KUB Sibalie Resoe di Jalan Lamarangina, Desa Topangi Indah, Kasimbong, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Jumat, (5/1/2024).

KUB ini memproduksi cokelat dengan merek Chalodo Chocolate.

Bahtiar dan Indah yang tiba langsung diajak melihat proses produksi hingga produk akhir kakao yang sudah siap untuk dikonsumsi.

Semua proses pengolahan hingga pengemasan dilakukan di KUB ini. Kelompok usaha ini mengolah biji kakao menjadi berbentuk makanan dan minuman. Mereka berdua pun terkesima dengan proses dan hasilnya.

Baca Juga  25 Tahun Luwu Utara, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Pencapaian Pembangunan Daerah

Ketua KUB Sibalie Resoe, Baharuddin Iskandar, mengatakan, bahan dasar didapatkan dari kelompok tani di Luwu Utara sendiri.

Sebulan sebanyak 3 ton biji kakao diolah, dengan mempekerjakan 20 tenaga kerja.

“Bahannya dari kelompok tani yang ada di sini,” ujarnya.

Produknya dipasarkan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan hingga ke Arab Saudi.

“Cokelatnya sampai dipasarkan hingga Arab Saudi. Marketnya sampai Saudi Arabia, termasuk untuk jemaah haji Indonesia. Ada buyer kita juga di Arab,” ungkapnya.

Baca Juga  Malam Ramah Tamah Peringatan Hari Buruh Internasional, Danny Dorong Tripartit Bangun Ekonomi Makassar

Ia memiliki harapan agar produk cokelatnya ini juga dapat dipasarkan di berbagai bandara.

Penerima Penghargaan Pejuang Kakao Nasional UMKM Cokelat Tahun 2021 ini mendorong pemerintah dapat meningkatkan industri cokelat di Sulsel untuk dikembangkan.

“Saya sendiri pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, dari Pemprov Sulsel berupa peralatan pengolahan cokelat,” ungkapnya.

Penjabat Gubernur Bahtiar mengajak masyarakat untuk membeli produk ini. Karena selain membantu masyarakat, kualitasnya juga premium. Salah satu produksinya, cokelat kurma.

“Ini cokelat Arab rasa Masamba,” tutur Bahtiar, disambut tepuk tangan mereka yang hadir di pabrik coklat tersebut. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wakapolri Puji Program Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Pj Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Bappeda Kota Makassar Bahas Finalisasi RKPD 2025

Indonesiaku

Penghuni Rusunawa Panambungan Makassar Kecewa Terkait Penerapan Listrik Prabayar

Indonesiaku

Presiden Tegaskan Arahan Tidak Bukber Hanya Untuk Pejabat Pemerintah

Indonesiaku

Kepincut Jajaki Proyek PLTSa, Pemkot Makassar Digoda 106 Investor

Pemerintahan

Wawali Fatma Tinjau Aktivitas TPA Antang, Penambahan Armada dan Alat Berat Sampah Segera Dilakukan

Pemerintahan

Pemilu Berjalan Damai, Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Silaturahmi Bersama Apdesi

Pemerintahan

Lebaran Iduladha 1446 Hijriah, Wali Kota Appi Gelar Open House