Makassar, Merata.Net – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mulai menggencarkan vaksinasi booster untuk menuju Makassar endemi.
Kepala Dinkes Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan, pihaknya memaksimalkan vaksinasi booster dengan menyasar 1.102.330 warga di Kota Makassar.
“Kami akan memaksimalkan booster, kami juga belum mendapat juknis terkait pola apa yang dilakukan untuk menuju Makassar endemi. Pastinya saya menyiapkan dosis lengkap salah satunya dan booster,” terangnya, Jumat, (18/3/2022)
Saat ini vaksinasi booster di angka 8 persen. Capaian ini masih sangat jauh untuk menuju endemi. Namun vaksinasi dosis 1 dan sosis 2 sudah menuju 100 persen.
“Karena ada syarat minimal 3 bulan baru kita booster. Kami akan kolaborasi lagi dengan camat lurah memanfaatkan rt rw mencari yang sedikit itu,” Jelas dr Ida.
Berdasarkan data Dinkes, Capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Makassar dosis satu mencapai 93,79 persen atau sekitar 1.033.868 warga,
Dosis kedua masih di angka 72,97 persen atau sekitar 804.349 warga yang sudah divaksin dan dosis ke tiga masih 8,11 persen atau masih 89.427 warga.
Pihaknya menargetkan, Bulan Mei capaian vaksinasi dosis satu sudah 100 persen.
“Karena memang kita terkendala sekali dari data yang kami rilis tidak bergerak dilansia. Dilansia kami tak bergerak masih sangat stagnan 49 persen sekian, sangat susah tidak bisa saya dapatkan ke 50 persen itu,”terang dr Ida
Kendala yang dihadapi saat ini adalah banyaknya lansia yang komorbit, minimnya edukasi vaksinasi dan masih ada penolakan dari keluarga lansia.
“Kemudian walaupun lansia mau keluarganya tidak mau.
Ketiga, ada yang betul-betul tidak mau. Lansia tidak mau, anak tidak mau, kami dapatkan di lapangan,” ungkapnya
Olehnya itu, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi melalui media elektronik untuk mensosialisasi vaksinasi khusus lansia. (Jen)










