Home / Uncategorized

Minggu, 7 Januari 2024 14:42- WIB

Bupati Pangkep Yakin Budidaya Tanaman Hortikultura Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

PANGKEP, Merata.Net – Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Muh Yusran Lalogau, sangat yakin budidaya tanaman hortikultura, seperti pisang cavendish, sukun dan nangka madu, bisa meningkatkan pendapatan masyarakatnya.

Diketahui, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, secara massif digalakkan Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami di Pangkep terkenal dengan ikan bandeng dan jeruk besar. Sekarang dengan adanya budidaya pisang cavendish, sukun dan nangka madu, saya yakin akan menjadi penyuplai ekonomi baru masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep,” kata Yusran, pada Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Minggu, 7 Januari 2024.

Baca Juga  Bumi Karsa Terapkan Metode Pengerjaan Ramah Lingkungan dalam Proyek Preservasi Jalan di Sulbar

Yusran berharap, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, dari Pemerintah Provinsi Sulsel, dapat menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran, bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Pangkep.

“Izin Bapak Gubernur kita terus berupaya menurunkan stunting, kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Pangkep ini,” tuturnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) Republika Indonesia Wilayah Provinsi Sulsel karena menjadikan Kabupaten Pangkep sebagai tuan rumah Hari Amal Bakti Ke-78 Tahun Kemenag Sulsel.

Baca Juga  Hari Donor Darah Sedunia, Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah Serentak di 30 Kota

“Terimakasih Kemenag Sulsel sudah membuat kegiatan di Kabupaten Pangkep. Ini secara tidak langsung membantu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangkep,” kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar, Kabupaten Pangkep harus bekerja keras menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran yang cukup tinggi di daerah ini. Tentunya tidak mudah, karena daerah ini merupakan wilayah kepulauan, sehingga tantangannya cukup tinggi.

“Tidak mudah mengelola daerah kepulauan seperti Kabupaten Pangkep ini. Apalagi dengan kemiskinan, stunting, dan pengangguran yang tinggi, sehingga pemerintah harus bekerja lebih keras lagi,” kata Bahtiar. (*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bumi Karsa Terapkan Metode Pengerjaan Ramah Lingkungan dalam Proyek Preservasi Jalan di Sulbar

Uncategorized

Hadirkan Konsep Pengalaman yang Menyenangkan, Kalla Toyota Refreshment Empat Dealer

Uncategorized

Piala Dunia U-17: Brasil Hajar Indonesia 4-0

Uncategorized

Semarakkan Festival Rebus, Wali Kota Makassar Gowes Menuju Pasar Terong

Uncategorized

LAZ Hadji Kalla Berkolaborasi Bersama LPPM Kalla Institut Hadirkan Pelatihan Pemberdayaan Pesantren Mandiri

Uncategorized

Safari Ramadan Perdana di Masjid Sirajuddin Kaluku Bodoa, Camat Tallo Sampaikan Pesan Ini

Uncategorized

Jay Idzes Resmi WNI, Tidak Sabar Bermain untuk Timnas

Uncategorized

Resmikan Masjid Akbar Lapppariaja, Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid dan Beri Kenyamanan Bagi Musafir