Home / Politik

Selasa, 16 Juli 2024 14:13- WIB

Budi Kamrul Punya Inovasi Cegah Kebocoran PAD dan Parkir Liar

MAKASSAR, Merata.Net – Untuk mengatasi kemacetan kota Makassar dan kabupaten atau kota lain.

Salah satu inovasi yang akan dibuat oleh Budi Kamrul adalah parkir berbasis langganan untuk mencegah kebocoran PAD dan maraknya parkir liar.

“Kita latih tukang parkir dan gaji mereka UMP, kemudian lahan kosong bagi rumah atau kawasan yang tidak ditinggali kita sewa untuk jadikan lahan parkir,” ujar Budi.

Baca Juga  Kampanye di Tamalanrea, Rezki Ajak Warga Jadikan TPS Sebagai Tempat Pemenangan SEHATI

Lanjut Budi, nantinya juga termasuk Pak Ogah, lebih baik kita tertibkan saja siapa-siapa orangnya kemudian kita latih dan gaji saja, hitung-hitung kurangi angka pengangguran, tapi harus ramah dan konsen untuk pecahkan kemacetan.

Masyarakat cukup bayar perbulan untuk kendaran roda 4 mungkin sekitar 150.000 dan roda 2 sekitar 50.000, Kita gunakan Aplikasi yang konek dengan SAMSAT.

“InsyaAllah tidak ada lagi kebocoran dan PAD bisa masuk lebih banyak terus kita kasih makan warga miskin,” pungkasnya.

Baca Juga  Atasi Permasalahan Sampah, Bacagub Sulsel Budi Kamrul Bilang Gini

Potensinya besar jumlah kendaraan di Kota Makassar 2 juta lebih untuk roda 4 dan roda 2 untuk 1,5 juta lebih.

Coba kalikan angka tarifnya jika berlangganan berapa dan bandingkan dengan PAD yang diserap selama ini, berarti ada yang menguap. (*)

Share :

Baca Juga

Politik

Di Mamajang, Cawalkot Rezki Mulfiati Lutfi Dengarkan Langsung Aspirasi Warga

Politik

Cawe-cawe Bupati Gowa tak Berpengaruh, Mayoritas Warga Pilih Paslon AURAMA

Politik

Resmikan Kantor DPP Garnita Malahayati Takalar, Cicu : Kita Terus Bergerak

Politik

Dilantik Sebagai Ketua Golkar Sulsel, TP Komitmen Antarkan Airlangga Sebagai Presiden

Politik

Peduli UMKM Cawalkot Rezki Mulfiati Kunjungi MCN Makassar

Politik

Silaturahmi ke Puang Makka, Seto Mappatabe Maju di Pilkada Makassar

Politik

Rocky Gerung di Makassar: Pemimpin yang Sehati itu adalah Pemimpin yang Menyatu dengan Perubahan Politik

Pemerintahan

Belajar dari Kasus di CCC, Pemkot Makassar Diminta Hati-hati Keluarkan Izin Kerumunan