Home / Pemerintahan

Jumat, 5 Januari 2024 14:11- WIB

Bertemu Pj Gubernur Sulsel, PT Vale Akan Tanam Sukun untuk Rehabilitasi Lahan Tambang

LUWU TIMUR, Merata.Net – PT Vale Indonesia menerima saran Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, untuk merehabilitasi lahan tambang dengan menanam sukun.

Bahkan, pihak PT Vale berjanji akan mengembangkan tanaman sukun bersama komunitas binaan perusahaan.

Hal tersebut terungkap saat Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Bupati Luwu Timur Budiman, bersama jajaran petinggi PT Vale Indonesia, jalan sehat di kawasan komplek PT Vale, Jumat, (5/1/2024).

Melihat keadaan di dalam komplek Vale ini, nampak seperti kota sendiri. Menyerupai kota kecil di Benua Amerika bagian utara dengan suasana yang cukup rindang dengan pepohonan yang tumbuh berjajar di pinggir jalan.

Fasilitas didalamnya mulai dari perumahan, penginapan, sekolah, rumah ibadah, kawasan berolahraga, hingga kawasan wisata di tepi Danau Matano.

Selanjutnya, Bahtiar Baharuddin melakukan penanaman di Taman Kehati Sawerigading Wallacea, pengembangan dari Modern Nursery PT Vale. Ia menanam bibit pohon endemik buah lokal Sulsel yang banyak tersebar di Luwu Raya, buah dengen (dillenia serata).

Baca Juga  Penerbangan Rute Makassar - Banjarmasin Dibuka, Perkuat Posisi Sulsel Hub Indonesia Timur

Di Nursery ini menjadi tempat untuk pembibitan, untuk rehabilitasi lahan di wilayah konsesi maupun di luar lahan konsesi.

Penjabat Gubernur Bahtiar mengatakan, saat ini dicanangkan gerakan merawat alam sekaligus menambah ekonomi masyarakat. Berbagai tanaman hortikultura ditanam, dengan memanfaatkan lahan terlantar.

“Nursery yang dimiliki PT Vale ini luar biasa. Saya pikir Vale bisa menjadi contoh perusahaan di Indonesia bahkan dunia, bagaimana melakukan penambangan, sekaligus menjaga lingkungan. Ini luar biasa menjaga ekosistemnya, alamnya dijaga sedemikian rupa. Inilah mungkin menjadi salah satu tambang terbaik yang kita miliki,” puji Bahtiar.

Wakil Presiden Direktur PT Vale, Adriansyah Chaniago, menyampaikan, konsep berkelanjutan dipegang PT Vale dalam mengukur nilai kesuksesan sebuah perusahaan. Menggunakan tiga kriteria, yaitu People (Sosial), Planet (Lingkungan), dan Profit (Ekonomi).

Sebagai komitmen untuk menjaga keanekaragaman hayati, PT Vale tidak hanya melakukan rehabilitasi lahan yang telah ditambang. Saat ini, capaian reklamasi telah mencapai lebih dari 250 persen dari lahan yang dibuka. Rehabilitasi juga dilakukan di luar lahan konsesi.

Baca Juga  Claro Fun Run 2025, Ada Hadiah Motor dan Umroh

Sedangkan, Enviromental dan Reclamation General Manager PT Vale Indonesia, Muhammad Firdaus Muttaqi, menjelaskan, fasilitas nursery ini dapat menghasilkan bibit hingga 750 ribu.

Hingga tahun ini sudah sampai 4,6 juta pohon yang ditanam. Selain itu, juga ada kewajiban di luar wilayah konsensi sampai 16 juta pohon.

Bibit yang ada disini diadaptasikan agar dapat bertahan di lingkungan saat ditanam. “Kalau dia di sini tahan dengan matahari, kurang air. Maka bisa kita yakinkan di lapangan akan hidup, tinggal diberikan pupuk,” ungkapnya.

Terkait dengan permintaan gubernur terkait lahan bekas tambang untuk ditanami sukun, ia mengaku dapat dilakukan.

“Untuk sukun sangat bisa sekali, dari PT Vale sendiri punya program untuk dikembangkan untuk MPTS (Multipurpose Tree Species), beberapa sudah kami tanam. Jadi nanti kita coba kembangkan bersama community, kita kerjasama dengan eksternal untuk mengembangkan buah. Masukan Pak Gubernur untuk penanaman buah sukun itu bisa kami dilakukan,” terangnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Harap Kolaborasi dan Sinergitas, PJ Sekda Sambut Kapolres Pelabuhan Makassar yang Baru

Pemerintahan

Bertemu DMI, Pjs Arwin Azis Harap Masjid-masjid Bebas Biaya Parkir dan Terapkan Azan Serentak

Pemerintahan

Pj Gubernur Sulsel: ASN Tidak Boleh Berkampanye

Pemerintahan

Danny Dampingi Menhub RI Resmikan RS PIP

Pemerintahan

HUT ke-77 Tahun RI, Penyandang Disabilitas Apresiasi Terobosan Danny Pomanto Penuhi Hak Disabilitas

Pemerintahan

Seleksi Kepala Puskesmas di Makassar Masuki Tahap Akhir, 84 Peserta Ikut Uji Kompetensi

Indonesiaku

Mentan: Penghargaan Swasemba Beras dari IRRI Kado HUT ke-77 RI

Pemerintahan

10 Kepala Keluarga di Blok 10 Antang Kembali Mengungsi Akibat Genangan Air Mencapai 60 CM