Home / Pendidikan

Selasa, 11 November 2025 10:17- WIB

BEM Kalla Institute Raih Hibah Nasional, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif di Desa Tabo-tabo

MAKASSAR, Merata.Net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalla Institute. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute berhasil meraih dana hibah. Di mana program ini merupakan bentuk dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk pelaksanaan tahun 2025.

Program dengan mengusung tema “Akselerasi Ekonomi Kreatif Desa Melalui Inisiasi Mahasiswa Berdampak” ini berfokus pada pengembangan potensi wisata dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Tabo-tabo, Kabupaten Pangkep. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengelolaan desa wisata serta mengembangkan produk khas desa agar memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi.

Seleksi program hibah ini berlangsung secara nasional dan ketat dari 13 Juli hingga 1 Agustus 2025, melibatkan ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proposal Kalla Institute diumumkan sebagai salah satu pemenang pada 7 September 2025.

Baca Juga  Kalla Institute Jalin Kerja Sama Strategis dengan Grab hingga Universitas Teknikal Malaysia

Dosen pembina BEM Kalla Institute, Muhammad Fachrul Salam, S.Kom., M.M., menyebut capaian ini sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya ingin mahasiswa unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fachrul.

Ketua BEM Kalla Institute, Cherry Arma Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan.

“Ini bukan sekadar proyek, tetapi proses belajar nyata. Kami belajar memahami masalah sosial, bekerja sama dengan masyarakat, dan mencari solusi yang berkelanjutan,” ungkap Cherry.

Program pendampingan akan berlangsung mulai September hingga Desember 2025, dengan tahapan kegiatan meliputi produksi, pemasaran, hingga evaluasi produk dan potensi wisata lokal.

Baca Juga  Ketua DPD Nasdem Makassar Terima Kunjungan MPK SMA Islam Athirah Bukit Baruga di DPRD Sulsel

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tabo-tabo. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, Ambo Tang, mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kalla Institute.

“Kami sangat berterima kasih. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami, terutama dalam mengelola desa wisata dan meningkatkan kualitas produk UMKM agar lebih menarik,” ujarnya.

Melalui keberhasilan ini, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi akademik dan sosial, mencetak lulusan yang tidak hanya berkompeten secara keilmuan, tetapi juga berdampak nyata bagi pembangunan masyarakat.Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Kalla Institute, silakan kunjungi Instagram resmi @kallainstitute atau daftar langsung melalui laman register.kallainstitute.ac.id. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Duta Besar Australia Berkunjung ke Bandung, Bertemu Wali Kota dan Kunjungi Sejumlah Kampus

Pendidikan

Poltekpar Makassar Gelar Sosialisasi Anti Korupsi

Pemerintahan

Mahasiswa Agroteknologi Unhas Ikut Berpatisipasi Budidaya Sukun di Palopo

Pendidikan

Prodi Jurnalistik UIN Alauddin Gelar PKTI, Upaya Pemahaman KTI Lebih Awal

Pendidikan

Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78, SMP Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Lomba Parade Menggunakan Pakaian Daur Ulang

Pendidikan

Keseruan SMA Ittihad Eksplorasi Pengenalan Dunia Kampus di Kalla Institute

Pendidikan

Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Bagikan 1147 Paket Sembako ke Duafa

Pemerintahan

Fatmawati Pantau Screening GeNose, 132 Ribu Pelajar SD di Makassar Jalani Tes