Home / Bisnis / Ekonomi

Kamis, 8 Juni 2023 15:08- WIB

Amartha Gandeng eFishery untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Bandung, Merata.Net – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), prosperity platform yang menghadirkan layanan keuangan inklusif untuk ekonomi akar rumput melalui teknologi dan prinsip keberlanjutan, berkolaborasi dengan eFishery, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi akuakultur dengan fokus pembudidayaan ikan dan udang, untuk mendorong ketahanan pangan melalui penguatan potensi akuakultur.

Kolaborasi Amartha dan eFishery memberi peluang bagi para pembudidaya ikan dan petambak udang yang tergabung dalam ekosistem eFishery untuk mendapatkan akses finansial secara inklusif dan mengembangkan usaha di sektor perikanan.

Adityo Putranto, Head of Business Partnership Lending Amartha menyampaikan tujuan kolaborasi ini. Akuakultur di Indonesia memiliki potensi cukup besar untuk menjaga ketahanan pangan. Namun, keterbatasan akses permodalan menjadi salah satu tantangan bagi pembudidaya untuk meningkatkan kapasitas usahanya.

Kolaborasi Amartha dengan eFishery diharapkan dapat membuka akses yang seluas-luasnya bagi para pembudidaya, sehingga dapat memberikan dampak yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan ekonomi pembudidaya, kualitas hasil panen, hingga pemenuhan nutrisi generasi mendatang.”

Amartha telah menjalin kolaborasi dengan eFishery sejak tahun 2022 melalui program “Kasih Bayar Nanti” (Kabayan) yang merupakan bagian dari layanan eFishery mall (eMall). Hingga Mei 2023, Amartha telah menyalurkan modal mencapai 114 miliar rupiah dan berkomitmen terus mendukung penyaluran akses keuangan hingga 500 miliar rupiah.

Program Kabayan telah menjangkau 1.600 pembudidaya ikan yang menjadi bagian dari ekosistem eFishery. Berbeda dengan skema tanggung renteng yang diterapkan pada mitra Amartha, lewat program Kabayan, pembudidaya ikan di ekosistem eFishery dapat mengajukan pinjaman mulai dari tiga juta hingga 100 juta rupiah, dengan tenor satu sampai enam bulan. 

Baca Juga  Amartha dan Hana Bank menjalin kolaborasi kemitraan strategis penyaluran pendanaan ke sektor UMKM produktif

Di samping tujuan memperluas layanan keuangan inklusif di sektor akuakultur, kolaborasi ini juga salah satu implementasi prinsip keberlanjutan yang dijalankan Amartha, di mana penyediaan akses keuangan turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan lewat akuakultur yang lebih sustainable.

Indonesia memiliki potensi besar di industri akuakultur yang memenuhi empat indikator pengukuran ketahanan pangan, yaitu harga pangan, ketersediaan pasokan, kualitas nutrisi, serta keberlanjutan dan adaptasi. Hal ini pun diperkuat dengan fakta bahwa Indonesia saat ini tercatat sebagai negara penghasil perikanan budidaya terbesar kedua di dunia dengan volume produksi 14,8 juta ton, dan berdasarkan prediksi FAO, perikanan budidaya Indonesia akan tumbuh sebesar 26% pada tahun 2030.

Diajeng Reisa Manik, Head of Fund & Operation eFishery menyampaikan, Program Kabayan dirancang untuk membantu pembudidaya mendapatkan akses  permodalan dan teknologi yang inklusif. Data kami menunjukkan realisasi program Kabayan meningkat 250% setiap tahunnya dan di tahun 2022 ini peningkatan realisasi program Kabayan mencapai lebih dari 228 miliar rupiah.

Baca Juga  Dorong Penetrasi Konvergensi XL Axiata dan Link Net Kolaborasi Bangun Jaringan 1 Juta Homes Passed

Sementara dari sisi pendapatan usaha pembudidaya, rata-rata mengalami peningkatan setelah bergabung dengan eFishery. Di sisi lain, kami meyakini bahwa sektor akuakultur masih sangat berpotensi untuk terus berkembang.

“Oleh karena itu, kami berharap hadirnya eFishery mampu memecahkan masalah mendasar di industri akuakultur, mengatasi permasalahan pangan, menghadirkan teknologi yang terjangkau, serta memberikan akses inklusif terhadap ekonomi digital, salah satunya dengan kerja sama ini.”  

eFishery merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia sarana teknologi, platform digital, dan e-commerce budidaya ikan dan udang. Melalui akses inklusif yang didapatkan dengan bergabung eFishery, pembudidaya di setiap skala usaha mengalami peningkatan positif dalam pendapatan rata-ratanya.

Bahkan berdasarkan laporan berjudul “Kontribusi Ekosistem eFishery terhadap Perekonomian Nasional dari Sektor Akuakultur”  yang dikeluarkan oleh eFishery dan LD FEB UI, sebanyak 58,7 persen pembudidaya ikan dan petambak udang dari ekosistem eFishery merasa optimis untuk membangun usahanya di masa mendatang.  

Amartha optimis kolaborasi ini dapat mempercepat akselerasi penyaluran modal usaha kepada UMKM.

“Amartha berkomitmen untuk memajukan ekonomi akar rumput dengan menjangkau segmen pasar yang lebih masif melalui kolaborasi dari berbagai stakeholder dan beragam sektor. Dengan aktifnya kolaborasi yang dilakukan, Amartha berharap dapat berkontribusi pada kemajuan nasional,” tutup Adityo. (*)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Bengkel Kalla Toyota Tetap Buka di Hari Libur Cuti Bersama Iduladha

Bisnis

Kalla Transport & Logistic Mulai Terapkan EV Ecosystem

Bisnis

Impian Kakak Adik ini Terwujud, Buka Toko Butik Pertamanya di Kota Makassar

Bisnis

OJK Catat Penyaluran Kredit di Sulsel Terbanyak untuk Sektor Perdagangan di Oktober

Bisnis

Siap Huni dan Free PPN, Bukit Baruga Berikan Promo Spesial di Pameran Loading Space Remasking

Bisnis

Pelumas Permodalan UMKM, Identitas Digital VIDA Dukung Digitalisasi Bank Perkreditan Rakyat

Bisnis

Liburan Tenang Bersama Kalla Toyota: Nikmati Layanan Siaga dan Promo Spesial

Bisnis

Qualcom Snapdragon 8155 Bikin LEPAS L8 Super Responsif: Tampil Cepat, Nyaman Sepanjang Hari